Berita

Bundaran HI/Net

Nusantara

7 Ribu Petugas Siap Bersihkan Sampah Tahun Baru DKI Sebelum Matahari Terbit

SENIN, 30 DESEMBER 2019 | 08:34 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pesta malam pergantian tahun hanya tinggal menghitung hari. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI pun telah menyiapkan panggung hiburan di sejumlah titik di ibukota.

Mengantisipasi penumpukan sampah pasca gelaran pesta akhir tahun, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta siap menerjunkan 7.000 personel satuan tugas kebersihan.

"Kami mengerahkan 7.000 petugas kebersihan. Petugas ini terdiri dari supir truk sampah, crew, dan regu comot," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Andono Warih melalui keterangan tertulisnya pada Senin (30/12).


"Kami juga mengerahkan petugas tambahan dari UPK Badan Air untuk membantu di darat dan berkerjasama dengan PPSU kelurahan di wilayahnya masing-masing,” sambubgnya.

Ribuan petugas itu akan mulai melakukan pembersihan secara serentak, 30 menit setelah pergantian hari atau tepatnya sejak pukul 00.30 WIB dan ditargetkan sebelum matahari terbit atau pukul 06.00 WIB seluruh sampah sudah ditangani.

"Ketika acara pergantian tahun selesai, petugas akan langsung bergerak menyisir lokasi. Petugas telah disiagakan sejak Selasa (31/12) sore melalui gelaran apel konsinyering yang dihadiri oleh seluruh petugas Suku DLH wilayah untuk mengecek kesiapannya," kata Andono.

Untuk mempermudah kegiatan penanganan kebersihan, Andono mengharapkan begitu usai acara puncak pergantian tahun, pedagang kaki lima langsung merapikan dagangannya dan pengunjung yang memarkir kendaraannya di jalan dan kantong-kantong parkir sementara segera meninggalkan lokasi.

"Hal ini yang biasanya menghambat petugas dalam pembersihan. Kita telah berkordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk menertibkan parkir liar dan dengan Satpol PP dan Dinas KUKM dan Perdagangan untuk menertibkan PKL," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya