Berita

Kak Seto saat menghadiri Haul Gus Dur, Sabtu malam (28/12)/RMOL

Nusantara

Hadiri Haul Gus Dur, Kak Seto Kagumi Tema "Kebudayaan Melestarikan Kemanusiaan"

MINGGU, 29 DESEMBER 2019 | 00:13 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Berbagai kalangan turut mengikuti rangkaian acara puncak Haul satu dekade wafatnya Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid atau akrab disapa Gus Dur di kediamannya di Ciganjur, Jakarta Selatan, Sabtu malam (28/12).

Termasuk salah satunya adalah pemerhati anak, Seto Mulyadi atau biasa dipanggil Kak Seto. Dia terlihat keluar lebih dahulu pada pukul 21.45 WIB walaupun acara belum selesai.

Kemunculan Kak Seto menjadi perhatian masyarakat yang hadir dalam Haul ini. Mereka langsung menghampiri Kak Seto untuk sekadar bersalaman maupun berswafoto.


"Iya, Haul ke-10 Gus Dur ini sangat memberikan kesan yang sangat-sangat mendalam, karena saya dari dulu penggemar berat beliau," ucap Kak Seto kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu malam (28/12).

Menurut Kak Seto, Gus Dur merupakan sosok yang berani dalam melakukan kebenaran dalam mempersatukan rakyat Indonesia.

"Terutama karena keberanian beliau untuk melakukan kebenaran khususnya untuk bisa mempersatukan seluruh warga seluruh rakyat Indonesia," katanya.

Apalagi kata Kak Seto, Haul kali ini yang betemakan "Kebudayaan Melestarikan Kemanusiaan", yang diharapkan mampu menumbuhkan rasa kemanusiaan bagi rakyat Indonesia.

"Kebudayaan merawat kemanusiaan luar biasa sekali temanya, mudah-mudahan ini menumbuhkan rasa kemanusiaan yang dalam bagi seluruh rakyat Indonesia," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya