Berita

Tugu Monas/Net

Nusantara

Meski Cuaca Mendung, Monas Selalu Jadi Primadona Saat Liburan

RABU, 25 DESEMBER 2019 | 18:35 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menikmati liburan Hari Raya Natal 2019, sebagian warga ibukota memanfaatkannya dengan berwisata.

Salah satunya tempat favorit yang menjadi primadona untuk dikunjungi adalah Monumen Nasional atau Monas. Monas tidak pernah sepi dari pengunjung, baik wisatawan lokal dan juga wisatawan mancanegara.

Kepala Unit Pengelola Teknik (UPT) Monas, Isa Sarnuri menjelaskan di hari libur Natal tahun ini berdasarkan data mengalami peningkatan dibandingkan hari normal biasa.


"Kalau enggak liburan seperti hari ini, untuk pengunjung Tugu Monas berjumlah 900 sampai dengan 1.200 orang, sedangkan untuk hari Sabtu dan Minggu bisa menembus 5.000 sampai 6.000 orang," ujarnya saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (25/12).

"Untuk data pengunjung hari ini tanggal 25 Desember sampai dengan pukul 14.00 WIB. Pengunjung kawasan berjumpa 43.083 orang dan pengunjung Tugu Monas 7.870 orang," sambungnya.

Meskipun cuaca Jakarta hari ini sempat diguyur hujan dan mendung, Isa menjelaskan jumlah pengunjung kawasan Monas masih terbilang normal.

"Kalau lihat perkembangannya hari ini sepertinya masih normal. Kemarin pengunjung kita tanggal 24 Desember saat cuti bersama mencapai 15 ribuan sampai dengan jam 22.00 WIB," pungkasnya.

Isa melanjutkan yang menarik dari liburan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 kali ini karena UPT Monas menyiapkan video mapping national monument yang bisa dinikmati pengunjung mulai tanggal 22 Desember sampai 31 Desember. Adapun pertunjukan bisa disaksikan di sisi barat Monas.

"Untuk show kita hadirkan dua sesi yaitu, 19.00 dan 20.00. Sedangkan untuk tanggal 31 Desember akan dibuat lima kali show yakni pukul 19.00, 20.00, 21.30, 22.30, dan 23.30," jelasnya.

"Himbuannya, silahkan warga untuk datang ke Monas. Kami terus berusaha memberikan pelayanan yang terbaik. Tetap jaga ketertiban, kebersihan lingkungan Monas dan ikuti arahan petugas di lapangan," tutup Isi menambahkan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya