Berita

Uskup Agung Jakarta, Kardinal Ignatius Suharyo (tengah)/RMOL

Nusantara

Soal Jadwal Kedatangan Anies Ke Katedral, Uskup Agung: Tuhan Yang Menyelenggarakan

RABU, 25 DESEMBER 2019 | 16:34 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dalam memastikan keamanan dan kenyamanan perayaan Natal di ibukota, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah melakukan kunjungan ke sejumlah gereja untuk meninjau dan memonitor Natal 2019 pada Selasa malam (24/12).

Salah satu gereja yang didatangi Anies adalah Gereja Katedral yang terletak di Jalan Katedral, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Namun kedatangan Anies ini sedikit dikritik oleh Uskup Agung Jakarta, Ignatius  Kardinal Suharyo yang menyayangkan kedatangan sang Gubernur terlalu cepat dari jadwal yang sudah direncanakan sebelumnya.


Akibatnya rangkaian ibadah sempat dihentikan sejenak untuk mendengarkan sambutan dari Anies.

"Kan kebanyakan orang bilang ibadah jangan dipotong di pertengahan, tapi ini Tuhan menyelenggarakan (kedatangan Anies). Tidak kebetulan," kata Suharyo saat konferensi pers di Katedral, Rabu (25/12).

Anies yang ditemani Forum Komunikasi Pemimpin Daerah (Forkompimda) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) seharusnya tiba di Katedral pada pukul 21.30 WIB.

Namun, Anies malah hadir di lokasi sekitar pukul 20.00 WIB saat misa tengah berlangsung. Kedatangan Anies yang lebih cepat dari jadwal membuat khotbah sempat tertunda.

Kendati begitu, Suharyo juga mengatakan pihak Katedral tetap mengucapkan terimakasih atas kunjungan Gubernur DKI Jakarta tersebut dan tidak terlalu mempermasalahkan hal itu.

"Kalau berkenan ya (jangan) di tengah ibadat saat pastur menyampaikan khotbah, kami tenang saja, ibadah Katolik di Katedral tidak terganggu," pungkas Suharyo.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya