Berita

Kecelakaan bus di Pagaralam, Sumatra Selatan/Net

Nusantara

Menhub Tugaskan KNKT Untuk Investigasi Kecelakaan Pagaralam

RABU, 25 DESEMBER 2019 | 14:14 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kecelakaan maut di Pagaralam, Sumatra Selatan, membuat publik berduka. Karena, sedikitnya 31 orang meninggal dunia dalam insiden bus Sriwijaya yang jatuh ke dalam jurang tersebut.

Untuk itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memerintahkan Direktur Jenderal Perhubungan Darat dan Komisi Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT) menyelidiki secara detail penyebab kecelakaan tersebut.

“Kami sudah melakukan upaya intensif dengan menugaskan beberapa pihak dari dirjen darat terutama dari KNKT yang akan mencari penyebab kecelakaan. Tentu upaya mencari penyebab ini dalam rangka kita menjaga keselamatan,” ujar Budi di kediaman Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Jalan Widya Chandra, Jakarta Selatan, Rabu (25/12).


Atas peristiwa kecelakaan maut tersebut, Menhub mengimbau kepada seluruh operator jasa angkutan umum untuk selalu mengutamakan keselamatan penumpang.

“Saya atas pribadi dan atas nama Kemenhub, minta kepada operator dan sopir untuk utamakan safety, apalagi mereka menggunakan atau membawa penumpang banyak. Ini menjadi suatu hal yang utama,” katanya.

Budi mengaku merasa sedih atas kecelakaan nahas tersebut. Pun menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga korban.

“Pertama kali untuk Pagaralam saya berduka cita mendalam, itu sudah kejadian yang tidak kita hendaki. Saya menyampaikan duka cita. Semoga almarhum mendapatkan tempat yang layak di sisi-Nya,” tandas Budi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya