Berita

Ilustrasi

Politik

Gerindra Tidak Sarankan FPI Jadi Partai Politik

SENIN, 02 DESEMBER 2019 | 07:58 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Partai Gerindra merasa perlu meluruskan informas terkait pernyataan salah seorang wakil ketua umum partai itu, Arief Poyuono yang antara lain menyarankan agar Fron Pembela Islam (FPI) menjadi partai politik.

Penjelasan mengenai sikap resmi partai yang dipimpin Prabowo Subianto ini disampaikan admin akun Twitter resmi partai itu, @Gerindra.

“Selamat pagi. Semua pernyataan Saudara Arief Puyono (maksudnya Poyuono) tidak mewakili Partai Gerindra,” tulis admin akun itu sambil menyertakan link sebuah berita yang mengutip pernyataan Arief Poyuono.


Di dalam berita itu, selain menyarankan FPI menjadi partai politik, Arief Poyuono juga mengatakan bahwa dengan menjadi partai politik, FPI harus menyatakan Pancasila sebagai dasar organisasi itu.

Dia juga menambahkan, apabila FPI menjadi partai politik, maka Habib Rizieq Shihab dapat menjadi calon presiden.

Meurut Arief Poyuono, ini adalah cara yang paling efektif untuk menghentikan semua perdebatan mengenai FPI yang selalu muncul ke permukaan beberapa waktu belakangan ini.

Di dalam akun resmi Partai Gerindra itu disebutkan, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani juga sudah menyampaikan permintaan kepada pemerintah mengenai perpanjangan izin FPI.

“Terkait izin FPI, Sekjen Partai Gerindra @MuzaniGerindra juga meminta agar pemerintah khususnya @Kemendagri agar mengeluarkan izin perpanjangan Surat Keterangan Terdaftar,” demikian pernyataan itu.


Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Jokowi Sangat Menghindari Pembuktian Ijazah di Pengadilan

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:59

UPDATE

Muawiyah Ubah Khilafah Jadi Tahta Warisan Anak

Minggu, 01 Maret 2026 | 02:10

Arab Saudi Kutuk Serangan Iran di Timteng, Ancam Serang Balik

Minggu, 01 Maret 2026 | 02:00

Pramono Siapkan Haul Ulama Betawi di Monas

Minggu, 01 Maret 2026 | 01:40

Konflik Global Bisa Meletus Gegara Serangan AS-Israel ke Iran

Minggu, 01 Maret 2026 | 01:26

WNI di Iran Diminta Tetap Tenang

Minggu, 01 Maret 2026 | 01:09

Meriahnya Perayaan Puncak Imlek

Minggu, 01 Maret 2026 | 01:03

Jemaah Umrah Jangan Panik Imbas Timteng Memanas

Minggu, 01 Maret 2026 | 00:31

Jakarta Ramadan Festival Gerakkan Ekonomi Rakyat

Minggu, 01 Maret 2026 | 00:18

Pramono Imbau Warga Waspadai Intoleransi hingga Hoaks

Minggu, 01 Maret 2026 | 00:03

PT Tigalapan Klarifikasi Tuduhan Penggelapan Proyek

Minggu, 01 Maret 2026 | 00:01

Selengkapnya