Berita

Diskusi Setra Institute tentang Radikalisme/RMOL

Politik

SETARA Dorong Perpres Pemajuan Toleransi Dan Penanganan Radikalisme

MINGGU, 24 NOVEMBER 2019 | 23:51 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

SETARA Institute bersama perwakilan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) dari 10 Kota mendorong penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) terkait penguatan FKUB di daerah. Tujuannya, dalam rangka pemajuan toleransi dan penanganan radikalisme di Indonesia.

"Penguatan kelembagaan FKUB melalui pembentukan Peraturan Presiden tentang kedudukan, tugas dan fungsi FKUB dalam promosi toleransi dan kebebasan beragama dan dalam pencegahan intoleransi, radikalisme dan terorisme," Direktur Riset SETARA Institute Halili kepada wartawan di Ibis Hotel, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (24/11).

Karena itu, kata Halili, dua kementerian terkait dalam hal ini yakni Kementeriman Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Agama (Kemenag) diharapkan proaktif mendukung upaya tersebut.


"Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri merupakan stakeholders utama dalam hal ini. Karena pemajuan toleransi dan penanganan radikalisme harus didekati dengan menempatkan daerah sebagai lokus strategis," ujar Halili.

Saat ini, kelembagaan FKUB didasarkan pada Peraturan Bersama Dua Menteri (PBM) No 9 dan 8 tahun 2006. Semestinya, kekuatan hukum yang mengatur kelembagaan FKUB lebih ditingkatkan lagi agar sejalan dengan agenda prioritas pemerintah.

"Itu merupakan satu kebijakan penting untuk melengkapi kebijakan eksternal karena dimensi internal itu yang perlu diperkuat," pungkasnya.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya