Berita

Demo Hong Kong/Net

Dunia

Lima Bulan Didemo, Hong Kong Dilanda Resesi

SELASA, 29 OKTOBER 2019 | 11:52 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Unjuk rasa yang kini sudah memasuki bulan ke lima telah berdampak buruk pada perekonomian Hong Kong.

Kepala Eksekutif Hong Kong, Carrie Lam pada Selasa (29/10) pun memastikan angka pertumbuhan ekonomi pusat keuangan Asia itu negatif sepanjang tahun 2019.

Pernyatan tersebut diutarakan dua hari setelah Menteri Keuangan, Paul Chan menyebut Hong Kong telah jatuh resesi.


Dilansir Reuters, pekan lalu pemerintah setempat mengumumkan langkah-langkah bantuan sebesar 2 miliar dolar Hong Kong atau setara dengan Rp 3,5 triliun (Rp 1.789/dolar AS) dan paket pendukung perekonomian senilai 19,1 miliar dolar Hong Kong atau setara dengan Rp 34 triliun untuk mencegah jatuhnya ekonomi kota.

Sayangnya, usaha tersebut tidak membuat Hong Kong terhindar dari resesi. Pasalnya pertumbuhan ekonomi Hong Kong sepanjang tahun ini mengalami penurunan. Di Kuartal II, angka pertumbuhan ekonomi Hong Kong berada di -0,4 persen. Alhasil pertumbuhan sepanjang tahun ini diperkirakan tidak akan mencapai angka 0-1 persen.

Sejak awal Juni lalu, unjuk rasa semakin meluas dan membuat Hong Kong krisis politik dan ekonomi. Jumlah wisatawan anjlok, penjualan ritel menurun, pengangguran meningkat, hingga kebangkrutan terjadi di mana-mana.

Dengan aksi protes yang tidak kunjung berhenti, pengunjuk rasa membakar toko-toko, merusak fasilitas umum, hingga melempar bom molotov ke arah polisi.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya