Berita

Unjuk Rasa di Barcelona/Net

Dunia

Kibarkan Bendera Spanyol, Puluhan Ribu Demonstran Tidak Ingin Catalunya Berpisah

SENIN, 28 OKTOBER 2019 | 02:55 WIB

Puluhan ribu rakyat Spanyol turun ke jalan mangusung persatuan Spanyol pada Minggu (27/10). Aksi tersebut dilakukan di Barcelona, tepat satu hari setelah ratusan ribu Catalunya yang ingin memisahkan diri menggelar protes atas pemenjaraan sembilan pemimpin daerah.
 
Unjuk rasa di pusat Kota Barcelona, Gracia diperkirakan dihadiri 80 ribu orang. Mereka kompak mengibarkan bendera Spanyol dan Catalunya.

“Ini cukup, wilayah ini adalah milik semuanya,” teriak para demonstran sebagai reaksi atas pernyataan kelompok separatis yang mengklaim wilayah tersebut sebagai miliknya.


Keputusan Mahkamah Agung Spanyol pada 14 Oktober, menjatuhkan hukuman penjara yang cukup lama kepada pemimpin-pemimpin daerah yang ikut serta dalam referendum 2017 dan deklarasi kemerdekaan.

Buntutnya, putusan itu membuat gelombang unjuk rasa, di mana Spanyol menghadapi krisis politik terburuk dalam beberapa dekade.

Seorang pekerja di bidang industri farmasi yang ikut dalam aksi, Xavier Dalamantes (40) mengungkapkan bahwa para separatis tengah mencoba mengubah Catalunya menjadi negara totaliter.

“Telah tiba saatnya untuk keluar dan mengatakan apa yang dipikirkan para separatis,” tutur pria yang membawa bendera Spanyol di pundaknya itu kepada AFP.

Sementara demonstran lain, Maria Jose Aguilar (56) mengaku prihatin dengan keinginan rakyat yang ingin wilayah di timur laut Spanyol dengan penduduk 7,5 juta jiwa itu berpisah.

"Saya menganggap diri saya orang Spanyol dan Catalan, jadi saya tidak bisa membayangkan bahwa kami akan dipisahkan dari Spanyol," ujar pemilik bisnis dan demonstran serikat pekerja kepada Associated Press. Laporan: Ahda Sabila

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya