Berita

Brexit/Net

Dunia

Uni Eropa Sepakat Perpanjang Tenggat Waktu Brexit

SABTU, 26 OKTOBER 2019 | 16:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Uni Eropa sepakat untuk memperpanjang tenggat waktu Brexit. Langkah tersebut dilakukan agar parlemen Inggris dapat memutuskan percepatan pemilihan umum.

"Ada kesepakatan penuh tentang perlunya perpanjangan," ujar pejabat Uni Eropa pada Jumat (25/10) tanpa menetapkan tanggal tenggat waktu yang baru, seperti yang dimuat Reuters.

Lebih lanjut, pekerjaan masih akan berlanjut selama akhir pekan dan utusan akan kembali bertemu di Brussel, Belgia pada Senin (28/10) dan Selasa (29/10) pekan depan.


Sementara itu di hari yang sama, diplomat Uni Eropa mengatakan, perpanjangan ini diputuskan atas pengaruh Prancis yang telah menekan 26 negara Uni Eropa lainnya untuk menunggu dan mendukung penundaan Brexit hingga 15 atau 30 November mendatang.

"Semua orang menginginkan keputusan pada hari ini. Tetapi Prancis memiliki masalah dengan itu dan ingin menunggu untuk melihat apa yang terjadi di London," ujarnya.

Menanggapi keputusan ini, Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson menyerahkan sepenuhnya kepada Uni Eropa. Ia menegaskan, pihaknya tidak akan terlibat dalam 'Brexitology' di parlemen jika dikalahkan oposisi.

"Tentu saja, 31 Oktober masih mungkin, sayanya itu tergantung pada apa yang dikatakan Uni Eropa," kata Johnson.

Dalam sebuah rancangan dokumen yang tidak disebutkan, penundaan diberikan dengan pandangan untuk memungkinkan finalisasi ratifikasi perjanjian Brexit yang telah disetujui pada pekan lalu.

Uni Eropa sendiri diketahui melakukan penundaan untuk mencegah perpecahan tanpa kesepakatan yang akan merusak Inggris dan blok.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya