Berita

China dan Amerika Serikat/Net

Dunia

Kesepakatan Dagang AS Dan China Hampir Rampung

SABTU, 26 OKTOBER 2019 | 14:41 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat dan China selangkah lagi menyelesaikan perjanjian dagang. Demikian yang diungkapkan oleh Kantor Perwakilan Perdagangan AS (USTR) dan Kementerian Perdagangan China setelah pembicaraan tingkat tinggi melalui telepon pada Jumat (25/10).

"Mereka membuat kemajuan dalam isu-isu spesifik dan hampir menyelesaikan beberapa bagian dari perjanjian. Diskusi akan berlangsung terus-menerus di tingkat wakil dan kepala negara dalam waktu dekat," ujar USTR dilansir Reuters.

Meski demikian, USTR tidak memberikan perincian tentang bidang kemajuan yang telah dilakukan.


Seperti yang diumumkan oleh Donald Trump pada 11 Oktober lalu, AS dan China tengah bekerja keras untuk menyepakati perjanjian dagang Fase 1. Trump bahkan berharap dapat menandatangani perjanjian tersebut dengan Presiden China Xi Jinping pada pertemuan puncak di Chili bulan depan.

Dalam pernyataan terpisah, laman Kementerian Perdagangan China pada Sabtu pagi (26/10), mengkonfirmasi adanya konsultasi teknis. Beberapa bagian perjanjian perdagangan bahkan dinyatakan telah selesai. Menurut kementerian tersebut, produk pertanian menjadi bidang utama diskusi. AS bahkan akan mengimpor produk unggas dan ikan lele dari China, sementara China akan mencabut larangan unggas AS.

Sebagai imbalan peningkatan pembelian komoditas, China meminta AS membatalkan beberapa tarif impor.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya