Berita

Hubunga Rusia dan Mesir kian erat/Net

Dunia

Pimpin KTT Rusia-Afrika Pertama, Hubungan Rusia Dan Mesir Kian Mesra

KAMIS, 24 OKTOBER 2019 | 17:00 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Hubungan dua negara beda benua, Mesir dan Rusia, bakal semakin meningkat. Terlihat dari kerjasama kedua negara dalam sektor keamanan regional yang semakin erat.

Hal tersebut dibuktikan dengan ditandatanganinya Perjanjian Strategis Komprehensif antara kedua negara di sela-sela Konferesnsi Tingkat Tinggi (KTT) Rusia dan Afrika pertama di Sochi, Rusia, Rabu (23/10).

Dilansir dari Al Awsat, dalam pertemuan tersebut Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi dan Presiden Rusia Vladimir Putin telah mengumumkan komitmen untuk mencapai solusi konflik politik di Suriah, Libia, dan wilayah Palestina melalui resolusi internasional.


Menurut Jurubicara Kepresidenan Mesir, Bassam Radi, Abdel Fattah menekankan pentingnya menemukan hasil nyata pada perjanjian yang dicapai KTT untuk kepentingan terbaik negara-negara Afrika. Hal ini juga disambut baik oleh Putin.

Radi menyampaikan Putin sangat senang dapat memimpin KTT Rusia dan Afrika bersama dengan Abdel Fattah untuk membina hubungan yang lebih baik di antara kedua belah pihak. Terutama Uni Afrika itu sendiri.

Lebih lanjut, Radi menyampaikan bahwa Putin mengatakan KTT ini juga bertujuan untuk memperkuat dialog perihal cara menghadapi tantangan bersama.

Putin mencatat bahwa koordinasi dan konsultasi yang berkelanjutan tentang isu-isu internasional dan regional sangat penting. Lebih jauh, dia memuji peran Mesir sebagai pilar keamanan dan stabilitas di Timur Tengah dan Afrika.

Dalam pertemuan itu, para Presiden Uni Afrika dan Rusia juga membahas beberapa masalah termasuk upaya bersama untuk melanjutkan penerbangan Rusia ke Mesir serta kerja sama dalam pengembangan transportasi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya