Berita

Volocopter/Net

Dunia

Untuk Pertama Kalinya, Singapura Uji Coba Taksi Udara Di Marina Bay

KAMIS, 24 OKTOBER 2019 | 04:33 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Singapura dalam waktu dekat akan menyuguhkan alat transportasi baru berbasis udara kepada masyarakatnya, yakni taksi terbang.

Bahkan Singapura telah melakukan uji coba pertama kalinya di atas Marina Bay, Selasa (22/10). Penerbangan singkat itu hanya berlangsung selama satu menit yang dilakukan oleh seorang pilot.

Dilansir dari Al Jazeera, pembuat taksi udara tersebut adalah perusahaan asal Jerman bernama Volocopter. Sebelum di Singapura, Volocopter terlebih dahulu melakukan uji coba di Jerman, Dubai, dan Finlandia.


"Ini adalah tonggak penting untuk pengenalan mobilitas udara perkotaan. Selama ini, kami hanya memberikan gambaran kepada orang-orang, dan kali ini adalah kesempatan untuk melihat bagaimana kendaraan itu terbang di udara," ujar CEO Volocopter, Florian Reuter setelah uji coba.

Reuter melanjutkan, pihaknya berharap dapat mengambil rute lalu lintas di kota-kota besar, seperti antara bandara ke pusat kota dengan kecepatan hingga 110 km/jam. Dengan desain beta, taksi terbang tersebut dapat menerbangkan dua orang dan barang bawaan dengan jarak hingga 30 km.

Meski demikian, taksi udara ini juga memicu banyak pertanyaan tentang masalah-masalah seperti keselamatan, biaya, dan kemacetan di langit.

Seorang konsultan perencanaan dan kebijakan angkutan umum, Jarrett Walker mengatakan, layanan taksi udara justru dapat menimbulkan lebih banyak masalah, mulai dari kebisingan hingga efek emosional atau gengsi di antara masyarakat.

Volocopter sendiri bukan satu-satunya perusahaan yang mengembangkan taksi udara bertenaga listrik. Perusahaan pesawat raksasa Boeing dan pembuat mobil sport asal Jerman, Porsche juga telah mengembangkan hal yang sama.

Bahkan Uber sedang mengembangkan taksi terbang yang disebut dengan eVTOL.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya