Berita

Kaos dari demonstran Hong Kong/Net

Dunia

Cara Demonstran Hong Kong Curi Perhatian Di Laga Pembuka NBA

RABU, 23 OKTOBER 2019 | 14:49 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Unjuk rasa tidak melulu dilakukan di jalanan. Ada cara lain yang bisa menarik simpati masyarakat untuk mendukung gerakan yang sedang digalang.

Salah satunya seperti yang dilakukan pengunjuk rasa Hong Kong. Mereka beraksi dalam pesta malam pembukaan NBA di Scotiabank Arena. Mereka datang dan membagi-bagikan kaos tanda dukungan pada kebebasan Hong Kong.

Tepat pada Selasa malam (22/10), ketika Toronto Raptors melawan Pelikan New Orleans, demonstran Hong Kong membagikan kaos hitam bergambar Raptor dengan tulisan "The North Stand With Hong Kong" dengan warna kuning cerah.


Dimuat Channel News Asia, kaos tersebut menunjukkan maskot Toronto Raptors dan tulisannya merujuk pada slogan Toronto Raptors, yaitu "We the North". Totalnya, ada 7.000 kaos yang dibagikan oleh sukarelawan yang telah mengumpulkan dana hampir 34 ribu dolar AS atau setara dengan Rp 477 juta (Rp14.035/dolar AS).

Aksi ini dilakukan oleh para pengunjuk rasa setelah muncul kontroversi terhadap cuitan General Manager Houston Rockets, Daryl Morey yang mendukung kebebasan Hong Kong.

"Berjuang untuk kebebasan. Bersikap bersama dengan Hong Kong," tulisnya dalam Twitter.

Akibat cuitan ini, China yang menjadi tuan rumah pertandingan NBA tidak menyiarkan dua pertandingan pramusim dan NBA pun membatalkan banyak acaranya di China.

Beberapa mitra perusahaan China dari NBA juga telah membatalkan atau menangguhkan hubungan dengan liga.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya