Berita

Air France dipaksa mendarat di Irlandia oleh sebuah ponsel/Net

Dunia

Sebuah Ponsel Misterius Paksa Air France Tujuan Chicago Mendarat Di Irlandia

SELASA, 22 OKTOBER 2019 | 10:17 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pesawat Air France dengan kode penerbangan AF-136 yang terbang dari Paris (Prancis) ke Chicago (Amerika Serikat) harus mendarat di Irlandia. Penyebabya, ditemukan sebuah ponsel misterius di dalam kabin.

Ketika berada di barat laut Shannon, Irlandia, pramugari melaporkan adanya ponsel tanpa pemilik di dalam pesawat. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, kru pesawat sepakat untuk mendaratkan pesawat di Shannon guna memeriksa ponsel mencurigakan tersebut.

Dilansir Simple Flying, Senin (21/10), pesawat A330-200 Air France dengan nomor registrasi F-GZCI ini mendarat dengan aman di Irlandia. Sembari memeriksa ponsel misterius tersebut, pesawat yang terbang dari Bandara Charles de Gaulle Paris ke Bandara O'Hare Chicago ini juga mengisi bakan bakarnya.


Menurut pihak berwenang di Shannon, ponsel dinyatakan berstatus aman. Dugaan pihak berwenang, ponsel tersebut hanya ponsel biasa milik penumpang yang tertinggal di pesawat dan terjepit di rongga kursi.

Setelah dinyatakan aman, pesawat kemudian kembali melanjutkan perjalanannya yang tertunda selama 3,5 jam tersebut.

Ponsel yang tertinggal di dalam pesawat bisa selalu terjadi dan berisiko untuk keamanan. Oleh karenanya, apa yang dilakukan oleh Air France sudah cukup baik untuk melakukan tindakan "lebih baik mencegah daripada menyesal".

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya