Berita

Kerusakan akibat gempa di Filipina/Net

Dunia

Gempa Besar Guncang Filipina Dalam Dua Hari Berturut-turut

KAMIS, 17 OKTOBER 2019 | 22:31 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Masuk ke dalam Ring Fire atau Cincin Api Pasifik, Filipina menjadi salah satu negara paling rawan bencana di dunia. Mulai dari gempa bumi, topan, hingga aktivitas vulkanik kerap kali melanda negara di utara Indonesia itu.

Dilansir dari Al Jazeera, sedikitnya lima orang tewas dan belasan orang lainnya dilaporkan terluka setelah gempa berkekuatan 6,3 skala richter (SR) mengguncang Filipina Selatan pada Rabu (16/10) pukul 19.30 waktu setempat.

Menurut Institusi Vulkanologi dan Seismologi Filipina (Phivolcs), gempa yang menyebabkan tanah longsor hingga kebakaran di sebuah pusat perbelanjaan ini diketahui memiliki titik pusat di Cotabato Utara dan provinsi yang ada di sekitarnya.


Saat gempa terjadi, orang-orang dilaporkan langsung berhamburan keluar rumah dan bangunan-bangunan lainnya. Gempa ini juga membuat para pasien di rumah sakit diungsikan ke jalan-jalan.

Selain itu, gempa juga menghancurkan tiga lantai sebuah mal di General Santos City yang memicu kobaran api. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Keesokannya pada Kamis (17/10) pukul 5 pagi, gempa kembali mengguncang, kali ini titik pusatnya di Provinsi Davao Oriental dengan kekuatan 5,3 SR. Menurut Phivolcs, gempa ini bukanlah gempa susulan dan tidak ada kerusakan yang dilaporkan.

Pada 1990, Filipina pernah diguncang gempa mematikan dengan kekuatan 7,7 SR. Gempa tersebut kemudian menewaskan hampir 2.000 orang di negara  kepulauan tersebut.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya