Berita

Politisi PPP Arwani Thomafi/RMOL

Politik

Soal Rebutan Kursi Pimpinan MPR, PPP: Selesaikan Dengan Musyawarah

JUMAT, 02 AGUSTUS 2019 | 22:33 WIB | LAPORAN:

Ketua Fraksi PPP Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Arwani Thomafi mengatakan maraknya isu rebutan kursi pimpinan MPR sebaiknya tidak perlu diributkan, dengan ini seharusnya MPR lebih bisa mengedepankan komunikasi secara musyawarah.

Hal tersebut disampaikannya dalam diskusi Empat Pilar MPR, bertajuk “MPR Rumah Kebangsaan” yang digelar di Media Center, Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Jumat (2/8).

“Untuk itulah saya menuju ke 2019,  MPR periode mendatang,  isu-isu yang enggak substantif itu harus dikurangi, misalnya soal rebutan pimpinan MPR, coba kita mulai dari hal yang paling mendasar ini yang pertama kali, kita selesaikan melalui cara musyawarah,” ungkapnya.


Untuk meredakan hal ini kata dia, sebaiknya para pimpinan bangsa, pimpinan partai maupun anggota MPR dan DPR bisa berkumpul satu meja, dengan menyelesaikan secara musyawarah.

“Kalau bagi saya dari PPP, kita sangat welcome sekali, enggak perlu harus mengajukan calon-calon yang penting beliau-beliau duduk,  kalau udah musyawarah itu enggak akan memilih cara itulah. Saya kira dimulai dari situ,” tandasnya.

Meskipun begitu, Arwani menyinggung dengan masuknya partai oposisi ke Koalisi Indonesia Kerja (KIK) hanya akan menambah beban, terlebih posisi porsi sembilan partai koalisi Jokowi-Maruf Amin yang dinilai sudah cukup.

“Nggak perlu lagi ada semacam kemarin saya sempat ditelepon, bapak Arwani bagaimana soal Pimpinan MPR biar enggak gaduh?, semua partai dikasih aja, ini 9 Partai tambah satu DPD, kalau semua partai dikasih nanti DPD bagaimana? apakah DPD dikasih untuk wilayah timur, barat dan lain-lain,” tandasnya.

Oleh karenanya, dia menegaskan agar semua pihak terkait khususnya MPR sendiri untuk melakukan musyawarah mufakat.

"Sehingga menjadi penting untuk melalui, melewati tahap pertama ini, MPR bisa nggak bermusyawarah untuk pimpinan MPR, untuk melengkapi keseluruhan alat kelengkapan yang ada di MPR," tandasnya.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Polri Didesak Usut Donatur Penyebar Hoaks Kerusuhan Agustus

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:47

Zelensky Klaim 50 Ribu Tentara Korut Sedang Dalam Perjalanan ke Rusia

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:24

Ekonomi Indonesia Mustahil Saingi Vietnam jika Abaikan Sektor Luar Negeri

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:23

Rezim Hubungan Industrial Maritim Indonesia Belum Terintegrasi

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14

KPK Kuliti Ahmad Dedi Usut Dugaan Pengaturan Jalur Merah-Hijau Impor Blueray

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:51

Iran Waspadai Pakta Pertahanan Mekkah Bentukan Turki, Saudi, dan Pakistan

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:29

Kejari Tanjung Perak Bantah Isu Pemerasan 6 Eks Pejabat Pelindo dan APBS

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:36

Penguatan Kopdes Merah Putih Kunci Kemandirian Ekonomi Papua

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:08

Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Dibentuk Bukan untuk Hadapi Iran

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:53

Usai Putusan MK, Siaga 98 Dorong Penataan BGN Lewat Perpres Baru

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:36

Selengkapnya