Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin/Net

Dunia

Rusia Perpanjang Larangan Impor Makanan Dari AS Dan Uni Eropa Hingga Akhir 2020

SELASA, 25 JUNI 2019 | 07:17 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Rusia Vladimir Putin memperpanjang larangan impor produk makanan dari Amerika Serikat, Uni Eropa dan sekutunya sampai akhir tahun 2020 mendatang.

Langkah ini merupakan kelanjutan dari pembalasannya terhadap sanksi yang dikenakan pada Rusia atas Ukraina.

Perpanjangan embago segera diberlakukan setelah Putin menandatangani sebuah dekrit. Dalam dekrit itu tertuang bahwa Rusia memperpanjang embargo pada produk-produk makanan seperti susu, daging, dan sebagian besar makanan lainnya dari negara-negara Barat hingga 31 Desember 2020.


Putin juga dikabarkan menandatangani dokumen tambahan, yang mengubah norma-norma dari dekrit asli tentang kontra-sanksi awal yang dikeluarkan tanggal 6 Agustus 2014.

"Langkah pembalasan ini dilakukan untuk memperpanjang dari 1 Januari hingga 31 Desember 2020, pengoperasian langkah-langkah ekonomi khusus tertentu yang ditetapkan oleh keputusan presiden 6 Agustus 2014," begitu bunyi dokumen tersebut, seperti dimuat Russia Today.

Diketahui bahwa sejak 2014 lalu, Rusia Moskow melarang impor produk pertanian tertentu, bahan baku dan bahan makanan dari negara-negara Barat, termasuk Amerika Serikat, Uni Eropa, Kanada, Australia, Norwegia, Islandia, Albania, Montenegro, Liechtenstein, dan Ukraina.

Embargo dilakukan sebagai tanggapan terhadap sanksi ekonomi yang diberlakukan Amerika Serikat dan Uni Eropa ke Rusia atas dugaan peran Moskow dalam penyatuan kembali Krimea dengan Rusia dan keterlibatannya dalam konflik militer di Ukraina timur. Tuduhan itu ditolak oleh Rusia.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya