Berita

Youtube/Net

Dunia

YouTube Larang Anak-anak Streaming Video Tanpa Pendampingan

SELASA, 04 JUNI 2019 | 06:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

YouTube mengambil langkah tambahan untuk membatasi kemungkinan anak-anak menjadi korban pelecehan dalam platform video. Termasuk di antara langkah tambahan yang diambil adalah melarang anak-anak kecil melakukan streaming langsung tanpa pengawasan orang dewasa.

Platform video milik Google itu, dalam sebuah unggahan blog pada Senin (3/6), juga mengatakan akan membatasi rekomendasi video yang menggambarkan anak di bawah umur dalam situasi berisiko.

Kebijakan yang diperbarui itu muncul setelah YouTube pada bulan Februari mengumumkan akan menonaktifkan kemampuan untuk meninggalkan komentar di hampir semua video yang menampilkan anak-anak.


Pihak YouTuve menjelaskan telah menerapkan pembatasan baru pada sistem rekomendasi berbasis algoritma yang mengekang rekomendasi video dengan anak di bawah umur.

Langkah ini diambil setelah YouTube kebanjiran kritik selama bertahun-tahun karena ketidakmampuannya untuk menghentikan penyebaran konten dan perilaku yang tidak pantas di platform yang terkait dengan anak di bawah umur.

"Tanggung jawab adalah prioritas nomor satu kami, dan kepala di antara area fokus kami adalah melindungi anak di bawah umur dan keluarga," kata pihak YouTube dalam posting blog.

"Dengan pembaruan ini, kami akan dapat mengidentifikasi video dengan lebih baik yang dapat membahayakan anak di bawah umur dan menerapkan perlindungan kami," tutupnya seperti dimuat Channel News Asi.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya