Berita

Ilustrasi/Net

Dahlan Iskan

Isbat Skyview

SELASA, 04 JUNI 2019 | 03:13 WIB | OLEH: DAHLAN ISKAN

ANAK kelas 6 SD pun mestinya sudah bisa ikut sidang isbat. Untuk menentukan kapan Lebaran tiba. Atau kapan hari pertama puasa dimulai.

Misalnya Panji J Gunawan ini. Anak kelas 6 SD British School Jakarta ini. Sebelum menteri agama mengumumkan hasil sidang isbat di TV tadi malam, Panji sudah tahu pasti: Lebarannya hari Rabu.

Dari mana Panji tahu?


“Dari Skyview Lite," ujar Gunawan, bapaknya.

Tadi malam itu sang bapak lagi nonton tv. Yakni saat menteri agama muncul di tv. Akan mengumumkan hasil sidang isbat.

Anaknya itu mengajak bapaknya melihat Skyview Lite saja. Di layar laptop itu posisi bulan bisa dijelaskan secara nyata. Real time. Tidak tertutup mendung. Tidak terganggu hujan.

"Di sini bisa dilihat bulan baru tampak pada jam 06.40 besok. Sekarang masih di bawah horizon. Jadi hari rayanya baru Rabu," ujar Panji pada bapaknya.

Saya kenal sang ayah. Pernah bekerja di perusahaan minyak asing. Salatnya rajin. Sering mengajak Panji ikut salat. Panji pun juga belajar membaca Alquran. Sampai Iqra 2.

Untunglah tanpa Skyview Lite pun, tahun ini hari lebarannya sama. Tidak perlu ada yang bilang, "Saya memulai puasa ikut NU tapi lebaran ikut Muhammadiyah". Agar berpuasanya hanya 28 hari.

Saya tidak tahu apakah sidang isbat tadi malam juga masih seperti dulu-dulu: mendengarkan kesaksian petugas yang dikirim ke pantai di Banten atau Pantai Kenjeran. Yang petugas itu diminta khusus berada di pinggir laut: agar bisa melihat bulan. Atau tidak melihat bulan.

Saya juga tidak tahu apakah masih relevan adanya dua aliran dalam melihat bulan: ru'yah dan hilal. Yang satu berdasar hitungan astronomi. Satunya lagi berdasar penglihatan mata.

Semua itu kini sudah digantikan oleh software komputer. Mestinya. Seperti Skyview Lite yang dipakai Panji itu.

Saya juga lupa apakah Syuriah NU sudah membahas Skyview Lite ini dalam bahtsul masail. Di NU selalu ada forum pembahasan hal-hal baru dalam kehidupan. Bagaimana hukum agama harus memandangnya.

Alhamdulillah. Ilmu pengetahuan akhirnya tampil. Membawa kebenaran ilmiah.

Rupanya ilmu pengetahuanlah yang bisa menjadi penengah pertikaian antar aliran.

Kelak ilmu pengetahuan juga yang akan bisa menyelesaikan apakah Adam itu manusia pertama. Seperti yang diyakini oleh Islam. Dan oleh Kristen. Lalu bagaimana dengan penemuan fosil manusia di Ngawi. Yang umurnya, menurut ilmu antropologi, 900.000 tahun. Padahal Adam baru berumur paling tua 8.000 tahun. Belum lagi penemuan-penemuan kerangka manusia yang lebih tua. Jutaan tahun. Di Mongol dan di Eropa.

Ilmu di bidang DNA akan menyelesaikan semua itu. Sekarang saja DNA sudah bisa dipakai secara umum: untuk menyusun silsilah keluarga. Sampai sekian puluh turunan ke atas.

Di Amerika perusahaan DNA  sangat banyak. Dan laris. Demikian juga di Tiongkok.

Adakah Skyview Lite sudah bisa ikut sidang isbat tahun depan?

Minal aidin wal faizin. Mohon maaf lahir batin. Terutama bagi yang menunggu Riau-1. Saya pikir Lebarannya bisa ditunda. Ternyata tidak. Maka Riau-1 saja yang ditunda.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

Panen Raya TNI, Presiden Prabowo: Saya Bahagia Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:57

UPDATE

Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 Digelar di JCC, Dorong UMKM Naik Kelas

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:25

Jaksa Agung Rotasi 29 Jaksa Termasuk Dirdik Jampidsus

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:05

Bawaslu Mulai Susun Indeks Kerawanan Pemilu 2029

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:00

Refly Harun Kawal Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:45

Max Blumenthal Soroti Ancaman Kebebasan Pers akibat Kemitraan AS-Israel

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:43

OPM Pimpinan Kopitua Heluka Diduga Dalang Pembunuhan Tiga Warga Sipil di Yahukimo

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:39

Pemuda Jabar Peduli Gelar Santunan untuk Korban Pesta Rakyat Garut

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:36

Gus Yahya Siap Bertarung Lagi Pertahankan Kursi Ketum PBNU

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:32

Pakta Integritas Perempuan Bangsa Wujud Totalitas Besarkan PKB

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:30

Wakapolri Ingatkan Perwira Remaja: Satu Tindakan Menyimpang Rusak Kepercayaan Polri

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:21

Selengkapnya