Berita

Xi Jinping/Net

Dunia

Xi Jinping: Tidak Ada Bentrokan Peradaban Di Tengah Perang Dagang AS

RABU, 15 MEI 2019 | 21:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden China Xi Jinping memastikan bahwa tidak ada clash of civilisations atau bentrokan peradaban di tengah perang dagang dengan Amerika Serikat.

Pernyataannya itu disampaikan Xi setelah seorang pejabat tinggi Amerika Serikat bulan lalu menggambarkan persaingan antara China dan Amerika Serikat sebagai pertarungan dengan peradaban yang sangat berbeda dan ideologi yang berbeda.

"Berpikir bahwa ras dan budaya seseorang lebih unggul, dan bersikeras mengubah atau bahkan mengganti peradaban lain adalah bodoh dalam pemahaman dan malapetaka dalam praktiknya," kata Xi pada upacara pembukaan Konferensi Dialog Peradaban Asia di Beijing (Rabu, 15/5).


Dia menambahkan, jika budaya manusia hanya mengambil satu rona, dunia akan menjadi terlalu membosankan dan tidak menarik. Dia menuji kebajikan budaya yang beragam.

"Saya telah mengunjungi banyak tempat di dunia," kata Xi.

"Yang paling menarik bagi saya adalah budaya dengan pesona yang berbeda, seperti kota kuno Samarkand di Asia Tengah, Kuil Luxor di Mesir, Sentosa di Singapura, Wat Phra Kaew di Thailand dan Acropolis of Athens di Yunani, dan sebagainya," tambahnya.

"Tidak ada bentrokan antara peradaban yang berbeda, (kita) hanya perlu memiliki mata untuk menghargai keindahan di semua peradaban," tambahnya, tanpa menyebut Amerika Serikat.

Pidato Xi datang kurang dari seminggu setelah negosiasi perdagangan antara Washington dan Beijing mengalami situasi yang buruk. Di mana Amerika Serikat menerapkan tarif 200 miliar dolar AS pada barang dagangan China.

Awal pekan ini China membalas dengan pengumuman bahwa mereka akan menaikkan tarif barang-barang Amerika Serikat senilai 60 miliar dolar AS mulai 1 Juni mendatang.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya