Berita

Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan Agung Hendriadi/RMOL

Kementan Jamin Kebutuhan Pangan Selama Ramadan Aman

SELASA, 14 MEI 2019 | 00:13 WIB | LAPORAN:

Kementerian Pertanian (Kementan) menjamin kebutuhan pangan di bulan Mei dan Juni dapat terkendali, khususnya mengantisipasi adanya peningkatan konsumsi selama Ramadan 1440 H.

Hal itu disampaikan, Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan, Agung Hendriadi dalam forum diskusi bertajuk Pengendalian Bahan Pangan, di Gedung Kemenkominfo, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (13/5).

"Terkait ketersediaan dan kebutuhan, khususnya di bulan Mei dan Juni, kita sudah pelajari, sudah lama nih kita ngurus soal kenaikan harga dan permintaan jelang Ramadan, sudah bisa kita kendalikan," ungkap Agung.


Kepastian amannya pangan dalam Ramadan tahun ini diyakini lantaran pihaknya melakukan studi menjelang lonjakan kebutuhan pangan selama.

"Kita memahami betul, bahwa menjelang Ramadan ada peningkatan konsumsi. Apapun alasannya, ada kenaikan konsumsi intinya. Kita lakukan studi bebrapa waktu yang lalu, ada kenaikan dan kapan naiknya," paparnya.

"Di Ramadan misalnya itu ada kenaikan 3 hari sebelum Ramadan, seminggu setelah bulan Ramadan permintaan turun. Tapi nanti sebelum Idul Fitri ada peningkatan lagi, cuma tempatnya beda, bukan lagi di DKI tapi di daerah-daerah mudik," lanjutnya.

Lanjut Agung, ketersediaan jaminan pangan yang aman juga dipastikan lantaran pihaknya telah menanam sejumlah komoditas dalam tiga dan empat bulan lalu.

"Tiga hingga empat bulan sebelum hari H, kita sudah tanam luas lahan cabai, jagung (proporsi jangung lebih banyak). Bawang putih kebutuhan kita 35-45 ribu ton per bulan, jadi kita antisipasi pasokannya. Nah tentu, dari distribusi juga penting perannya," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Forum Lintas-Generasi Ketuk Pintu KWI Serukan Kebangkitan Moral Bangsa

Rabu, 15 April 2026 | 22:14

Gaduh Motor Listrik, Muncul Desakan Copot Kepala BGN

Rabu, 15 April 2026 | 21:53

BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah dalam 5 Dekade

Rabu, 15 April 2026 | 21:34

Dipimpin Ketum Peradi Profesional, Yuhelson Dikukuhkan Sebagai Guru Besar

Rabu, 15 April 2026 | 21:03

Terbongkar, Bisnis Whip Pink Ilegal Raup Omzet hingga Rp7,1 Miliar

Rabu, 15 April 2026 | 20:51

Pakar dan Praktisi Kupas Tata Kelola Intelijen di Tengah Geopolitik Global

Rabu, 15 April 2026 | 20:42

2,1 Juta Peserta BPJS PBI Kembali Aktif

Rabu, 15 April 2026 | 20:30

Revisi UU Pemilu Bukan Cuma Ambang Batas

Rabu, 15 April 2026 | 20:10

Sejarah Panjang Trem Jakarta dari Masa ke Masa

Rabu, 15 April 2026 | 20:05

Film The Legend of Aang: The Last Airbender Diduga Bocor di X Jelang Tayang Oktober 2026

Rabu, 15 April 2026 | 19:45

Selengkapnya