Berita

Hidayat Nur Wahid/Net

Politik

PKS Instruksikan Saksi Partai Kawal Suara Prabowo-Sandi

JUMAT, 26 APRIL 2019 | 14:28 WIB | LAPORAN:

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menginstruksikan kepada seluruh saksi partai untuk terus mengawal proses rekapitulasi suara Pemilu 2019. Baik itu untuk mengawal suara partai, maupun suara jagoan mereka di pemilihan presiden, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno.

Wakil Ketua Majelis Syura PKS, Hidayat Nur Wahid mengatakan, penugasan itu dilakukan karena adanya kekhawatiran terkait fakta di lapangan. Khususnya tentang carut-marut pemilu yang hingga kini belum terselesaikan.

Salah satu di antaranya yakni terkait input data perolehan suara calon presiden-calon wakil presiden di aplikasi Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).


"Kami tegaskan, kami PKS dan seluruh saksi di seluruh kecamatan sekarang ini untuk mengawal dua suara sekaligus. Yaitu suara Prabowo-Sandi dan suara untuk PKS. Kami kerjakan semuanya," tambahnya saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26/4).

Hal itu dilakukan karena menurut dia, PKS tetap memegang teguh komitmen awal dalam upaya mengawal kemenangan Prabowo-Sandi.

"Kami sesugguhnya tetap bekerja untuk kemenangan Pilpres sebagaimana komitmen PKS. Tapi kami masih akan terus mengawal, karena bisa saja kami dapat 69 kursi," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya