Berita

Syafti Hidayat/Net

Politik

Demi Kejujuran, Benteng Prabowo Dukung Romi Ungkap Dana Kampanye Jokowi

JUMAT, 26 APRIL 2019 | 10:35 WIB | LAPORAN:

Tersangka kasus dugaan suap jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag), Romahurmuziy alias Romi diminta untuk buka-bukaan tentang dana kampanye Paslon 01, Joko Widodo-Maruf Amin.

Ketua Umum Benteng Prabowo, Syafti Hidayat mengaku sangat mendukung jika pria yang akrab disapa Romi itu mau jujur tentang dana Pilpres dari kubu 01.

"Mendukung Romi membuka dana pilpres 01 demi kejujuran dan keadilan," katanya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (26/4).


Pernyataan pria yang akrab disapa Uchok itu menanggapi tentang rumor bahwa Romi dibantarkan di RS Polri hanya karena pura-pura sakit lantaran 'sengaja diamankan' oleh pihak istana karena takut menganggu kontestasi Pilpres.

Hal itu sebagaimana diungkapkan oleh Politisi Partai Demokrat, Andi Arief dalam akun Twitter pribadinya.

"Kabarnya Romi tidak sakit. Sengaja buying time pemeriksaan. Melalui istrinya dia mengancam pada seorang petinggi negara akan membongkar dana Pilpres jika tidak dilindungi," ungkap Andi dalam akun twitter pribadinya, Kamis (25/4) kemarin.

Terkait itu, Uchok yang juga Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDem) ini menekankan, jika saja ada dana kampanye Pilpres yang tidak dilaporkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), maka TKN atau siapapun yang terlibat bisa dihukum pidana.

"Hukum harus ditegakkan tanpa tebang pilih  'the equality before the law', semua warga negara sama kedudukannya di depan hukum," tegasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya