Berita

Dahnil Anzar/Net

Politik

Dahnil Anzar: Ketidakjujuran Obatnya Kejujuran, Bukan Rekonsiliasi

JUMAT, 26 APRIL 2019 | 09:32 WIB | LAPORAN:

Koordinator Jurubicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak angkat bicara soal wacana rekonsiliasi antara Prabowo Subianto dengan Joko Widodo pasca pencoblosan 17 April.

Dahnil menilai, wacana rekonsiliasi tidak tepat. Pasalnya, hingga saat ini tidak ada konflik apapun antara Prabowo dan Jokowi, maupun BPN dengan TKN Jokowi-Maruf.

"Ajakan rekonsiliasi nasional, oleh orang-orang seolah netral, agaknya berlebihan. Rekonsiliasi dilakukan kalau ada konflik. Ini tidak ada konflik antara Pak Prabowo dan Pak Jokowi atau antara BPN dengan TKN," ujar Dahnil di akun Twitter pribadinya, @DahnilAnzar, Jumat (6/4).


Menurut Eks Ketua PP Pemuda Muhammadiyah ini, yang terjadi antara pihak Prabowo dan pihak Jokowi saat hanyalah kompetisi yang memang belum usai. Pasalnya, KPU sebagai penyelenggara Pemilu baru akan mengumumkan hasil akhir pada 22 Mei mendatang.

"Jadi setop menebar seolah ada konflik," tandasnya.

Lebih lanjut, Dahnil juga menyinggung banyaknya dugaan kecurangan dan ketidakjujuran dalam tahapan Pilpres, baik sebelum, sedang maupun setelah hari pencoblosan. Jika benar ada kecurangan, sambungnya, maka rekonsiliasi pun tidak cukup untuk menyelesaikan.

"Ketidakadilan dan ketidakjujuran obatnya bukan rekonsiliasi, tapi keadilan dan kejujuran," pungkasnya.

Diketahui, banyak pihak mendorong agar kedua Capres untuk menggelar pertemuan dalam rangka rekonsiliasi. Hal itu dinilai mampu meredam ketegangan yang saat ini terjadi pasca hari pencoblosan.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Polisi seperti Tidak Mampu Tangani Begal

Minggu, 24 Mei 2026 | 06:05

Klub Milik Kaesang Turun Kasta

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:27

Hormati Ritual Haji, Trump Tunda Serang Iran

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:14

Jokowi Tak Pernah Diperiksa APH Meski Namanya Sering Disebut Pejabat Korupsi

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:11

Kritikan Anies ke Prabowo Bagai Oase

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:26

Terkecuali Amerika

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:14

Amien Rais: Jokowi Lapar dan Haus Kekuasaan

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:03

Wamen ESDM Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik Pascablackout di Sumatera

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:38

Publik Diajak Peduli Alam dan Satwa Lewat Kompetisi IAPVC 2026

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:32

Modus Aseng "Menaklukan" Aparat agar Tambang Ilegal Tak Tersentuh Hukum

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:01

Selengkapnya