Berita

Gedung KPK/Net

Politik

PEMILU 2019

Sulit Membuktikan Ada Penyelenggara Di Atas Penyelenggara

KAMIS, 25 APRIL 2019 | 17:55 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

. Tudingan Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani soal ada penyelenggara lain di atas Komisi Pemilihan Umum (KPU) sangat sulit dibuktikan.

"Secara kekuasaan struktural rasanya sulit membuktikan apa yang disebut di atas penyelenggara ada penyelenggara," kata analis politik dari Universitas Telkom, Dedi Kurnia Syah kepada redaksi, Kamis (25/4).

Menurutnya, tudingan itu hanya bagian dari ekspresi kekecewaan saja lantaran banyak bukti-bukti kecurangan yang tergolong sistematis dan tersruktur yang sejatinya hanya sebatas di tataran pelaksanaan.


"Tidak sampai ada intervensi antar kekuasaan," ujar Dedi.

Ketimbang berpolemik atau melempar isu yang demikian, Dedi menyarankan kedua kubu lebih baik mengumpulkan semua bukti kecurangan yang valid dan mengadukanya kepada institusi yang berwenang.

"Bagaimanapun hukum harus dihormati secara keseluruhan. Tidak dapat hanya melontarkan asumsi tanpa tendensi yang kuat," imbuhnya.

Karena menurut Dedi, setiap gelaran demokratis selalu ada persoalan terlebih proses Pemilu di Indonesia yang tergolong besar.

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani merasa ada pihak-pihak yang mengontrol penyelenggara dan pengawas pemilu. Sebab, dia menilai berbagai kecurangan sudah masuk pada sistem di KPU. Seperti input sistem informasi penghitungan suara (Situng) KPU yang terus mengalami masalah.

"Kami merasakan ternyata di atas penyelenggara ada penyelenggara, di atas badan pengawas ada pengawas yang itu semua kadang-kadang menjadi beban baru, masalah baru dan itu yang akan sering mengotori demokrasi, sering mencederai demokrasi," tegasnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Polisi seperti Tidak Mampu Tangani Begal

Minggu, 24 Mei 2026 | 06:05

Klub Milik Kaesang Turun Kasta

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:27

Hormati Ritual Haji, Trump Tunda Serang Iran

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:14

Jokowi Tak Pernah Diperiksa APH Meski Namanya Sering Disebut Pejabat Korupsi

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:11

Kritikan Anies ke Prabowo Bagai Oase

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:26

Terkecuali Amerika

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:14

Amien Rais: Jokowi Lapar dan Haus Kekuasaan

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:03

Wamen ESDM Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik Pascablackout di Sumatera

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:38

Publik Diajak Peduli Alam dan Satwa Lewat Kompetisi IAPVC 2026

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:32

Modus Aseng "Menaklukan" Aparat agar Tambang Ilegal Tak Tersentuh Hukum

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:01

Selengkapnya