Berita

Amirullah Hidayat/RMOL

Politik

Korsa Dukung Romi Bongkar Dana Kampanye Jokowi

KAMIS, 25 APRIL 2019 | 16:11 WIB | LAPORAN:

Mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy diminta untuk membeberkan dana pemenangan Pemilu yang diterima. Pasalnya, ada indikasi kuat dana tersebut juga digunakan untuk memenangkan Paslon 01 Jokowi-Maruf Amin.

Demikian disampaikan oleh Koordinator Pusat Relawan Sadar Indonesia (Korsa) Amirullah Hidayat, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (25/4).

Pernyataan Amirullah ini menanggapi cuitan Politikus Partai Demokrat Andi Arief. Andi menyebutkan, pembantaran di RS Polri sejatinya untuk mengamankan Romi yang dikhawatirkan akan mengganggu kontestasi Pilpres.


"Kabarnya Romi tidak sakit. Sengaja buying time pemeriksaan. Melalui istrinya, dia mengancam kepada seorang petinggi negara akan membongkar dana Pilpres jika tidak dilindungi," ungkap Andi di akun Twitter pribadinya, Kamis (25/4).

Menanggapi hal tersebut, Amirullah mengaku mendukung penuh jika Romi akan membongkar dana kampanye Jokowi-Maruf.

"Yang menjadi pertanyaan, dari mana sumber dana tersebut, dan ini telah melanggar undang-undang Pemilu (jika tidak dilaporkan)," ujar Amirullah. Ia juga mengaku mendapat informasi yang sejenis dengan cuitan Andi Arief mengenai ancaman Romi kepada pihak Istana.

"Kicauan Politisi Demokrat Andi Arief semakin menguatkan info yang didapat Korsa. Romi mengancam akan membongkar ihwal dana Pilpres 2019. Nah ini yang harus diusut tuntas," imbuh Kader Muda Muhammadiyah ini.

Amirullah menilai, Romi adalah sosok yang sengaja dikorbankan oleh penguasa rakus yang menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan. Padahal, imbuhnya, Romi adalah sosok sentral baik bagi PPP maupun Jokowi.

"Dan kasus ini membuktikan bahwa penguasa saat ini sengaja mengorbankan orang yang telah berjasa mengusungnya seperti Romi, apalagi rakyat kecil yang tidak punya kekuasaan apapun, tentu sangat mudah di korbankan oleh rezim ini," pungkas Amirullah.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Polisi seperti Tidak Mampu Tangani Begal

Minggu, 24 Mei 2026 | 06:05

Klub Milik Kaesang Turun Kasta

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:27

Hormati Ritual Haji, Trump Tunda Serang Iran

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:14

Jokowi Tak Pernah Diperiksa APH Meski Namanya Sering Disebut Pejabat Korupsi

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:11

Kritikan Anies ke Prabowo Bagai Oase

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:26

Terkecuali Amerika

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:14

Amien Rais: Jokowi Lapar dan Haus Kekuasaan

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:03

Wamen ESDM Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik Pascablackout di Sumatera

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:38

Publik Diajak Peduli Alam dan Satwa Lewat Kompetisi IAPVC 2026

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:32

Modus Aseng "Menaklukan" Aparat agar Tambang Ilegal Tak Tersentuh Hukum

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:01

Selengkapnya