Berita

Sekjen partai pendukung Prabowo-Sandi/RMOL

Politik

Lima Sekjen Partai Pengusung 02 Bahas Masalah Pemilu Dengan KPU

KAMIS, 25 APRIL 2019 | 15:06 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Lima sekretaris jenderal partai pengusung dan pendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berkunjung ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), Kamis (25/4).

Kelima sekjen pengusung pasangan 02 tersebut antara lain, Sekjen Demokrat Hinca Panjaitan, Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, Sekjen Berkarya Priyo Budi Santoso, Sekjen PAN Eddy Soeparno, dan Sekjen PKS Mustafa Kamal.

"Hari ini kami, lima sekjen partai politik pengusung pasangan Prabowo-Sandi yang tergabung dalam Koalisi Adil dan Makmur, datang kepada ketua dan beberapa komisioner KPU untuk bersilaturahmi," ucap Ahmad Muzani di gedung KPU, Kamis (24/4).


Mereka datang untuk berdiskusi dengan pimpinan KPU mengenai berbagai macam masalah yang terjadi selama proses pemilihan umum.

Selain itu, mereka juga menyampaikan bela sungkawa kepada ratusan penyelenggara pemilu yang meninggal dunia. Mereka mempertanyakan penyebab tersebut kepada pimpinan KPU lantaran sudah sebanyak 144 orang meninggal dunia dan 800 lebih dirawat di rumah sakit.

"Prihatin, ini kami diskusikan panjang kepada pimpinan KPU. Kenapa sampai terjadi begitu amat banyak sampai 144 hari ini tercatat meninggal dunia, 800 lebih orang harus dirawat di RS," kata Muzani.

Dari diskusi itu, mereka mendapatkan penjelasan dari pimpinan KPU bahwa paya untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan sudah dilakukan. Salah satunya dengan mengurangi jumlah pemilih di setiap TPS.

"KPU sudah menjelaskan kepada kami, telah mengurangi misalnya beban setiap TPS yang tadi maksimal 500 menjadi maksimal 300," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya