Berita

Dahlan Iskan/Net

Dahlan Iskan

Dosa Ultah

JUMAT, 08 FEBRUARI 2019 | 08:01 WIB | OLEH: DAHLAN ISKAN

TIDAK. Saya tidak akan bisa. Apa yang pantas saya banggakan dari tulisan saya setahun terakhir. Yang terbit setiap hari itu.

Justru saya merasa bersalah. Begitu banyak yang tidak saya tulis. Soal politik dalam negeri. Soal ekonomi Indonesia. Soal caleg. Dan banyak lagi. Itu dosa kejurnalistikan saya.

Seharusnya jurnalis memberitahu masyarakat tentang siapa caleg kita. Latar belakangnya. Prestasinya. Kekurangannya. Secara netral. Jurnalis menulis prestasi tanpa menjilat. Menulis cela tanpa menghujat. Seharusnya.


Saya juga merasa bersalah. Beberapa kali menulis prestasi bupati Banyuwangi. Azwar Anas itu. Tapi belum pernah menulis prestasi walikota Surabaya. Bu Risma. Yang luar biasa itu. Yang jadi capres pun sangat layak.

Mestinya saya tidak boleh berasumsi seperti ini: "kan semua orang sudah tahu prestasi bu Risma."

Mengapa saya juga belum menulis prestasi walikota Singkawang. Wanita Tionghoa itu. Bupati Kulon Progo. Yang dokter itu. Dan banyak lagi.

Untuk menulis semua itu rasanya hari perlu ditambah. Jangan tujuh hari seminggu. Jangan 30 hari sebulan.

Besok memang ulang tahun DisWay. Yang pertama. Tentu saya ingin menebus dosa itu. Kalau harinya bisa ditambah. Dan kalau keadaan sudah lebih baik.

Kok aneh. Saya menjadi kurang happy dengan ulang tahun besok pagi itu. Padahal saya sudah sempat berpikir pengembangan.

Sudah waktunya ada daya tarik lain. Entah apa itu. Yang sesuai dengan kapasitas saya. Yang sesuai pula dengan sifat DI’s Way.

Misalnya rubrik bisnis untuk pemula. Untuk anak muda.

Ide ini saya dapat minggu lalu. Dari forum mahasiswa Indonesia di Taiwan. Yang mengundang saya mampir ke kampus mereka: National Central University. Satu jam dari hotel saya di Taipei.

Di forum itu saya sudah siap ditanya soal politik. Pilpres. Pemilu. Pilih satu atau dua. Seperti kalau saya menghadiri forum mahasiswa di kampus-kampus. Di berbagai kota.

Tapi di Taiwan itu beda. Semua pertanyaan ternyata mengenai bisnis. Memulai bisnis. Apa yang salah dengan bisnis baru mereka. Dan bagaimana mengembangkan usaha.
Padahal studi mereka tidak di bidang bisnis. Yang paling banyak ilmu komputer. Tehnik mesin. Elektro. Hanya satu yang studi filsafat. Mungkin pengin jadi seperti Rocky Gerung.

Begitu banyak yang hadir. Melebihi yang di Lebanon, Turki maupun di beberapa kota di Amerika. Mereka juga kompak. Salat asar berjamaah dulu. Baru acara. Mereka membanggakan NCU: Islam friendly. Ada mushala di tiap departemennya.

Saya lantas mikir bagaimana bentuknya. Mungkin saja bentuk rubrik baru itu berupa tanya jawab bisnis. Bagi pemula. Atau membahas kasus bisnis kecil. Terserah saja.

Taiwan adalah contoh negara maju yang berbasis usaha kecil. Dan menengah. Yang membuat Taiwan berbeda dengan Korea. Atau Jepang.

Tapi di ultah besok mungkin saja saya berubah pikiran. Bisa terbawa emosi Stand UP Sharing besok.

Mungkin juga tidak usah ada rubrik baru itu. Mungkin yang lain lagi saja. Ada sumbangan ide? Dan aspirasi?

Tetap saja di ultah besok saya harus bersyukur. Alhamdulillah. Bisa konsisten. Satu tahun tanpa absen.

Oh DI’s Way.

Lahir tanpa disengaja.

Ulang tahun bisa tanpa kejutan apa-apa. [***]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Tumbuhkan Mimpi Puluhan Anak Nelayan Cilincing Lewat Nobar Film

Senin, 14 September 2026 | 03:18

Sejumlah Alutsista TNI Gercep Sisir Korban KM Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 02:55

Kesehatan di Tepi Republik

Senin, 14 September 2026 | 02:29

Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Bukti Kepercayaan Dunia Usaha Terus Menguat

Senin, 14 September 2026 | 01:54

Terpilih jadi Ketum HPK Kosgoro 1957, Eric Hermawan Langsung Tancap Gas Konsolidasi

Senin, 14 September 2026 | 01:24

Abu Vulkanik Berbahaya bagi Air dan Ikan, Begini Penjelasannya

Senin, 14 September 2026 | 00:55

KDM Dinilai Lebih Utamakan Pencitraan Ketimbang Solusi Defisit APBD Jabar

Senin, 14 September 2026 | 00:33

Menuju HUT ke-81, Panglima TNI Buka Rangkaian 72 Lomba Open Turnamen

Senin, 14 September 2026 | 00:11

SOKSI Siap Tempuh Jalur Hukum Gugat 'Bocor Alus Tempo'

Minggu, 13 September 2026 | 23:48

Asta Cita, Zakat, dan Jalan Baru Mengentaskan Kemiskinan

Minggu, 13 September 2026 | 23:24

Selengkapnya