Berita

Mahyudin (tengah)/Humas MPR

Mahyudin: Indonesia Butuh Pemimpin Nasionalis Dan Religius

SELASA, 23 OKTOBER 2018 | 18:08 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Wakil Ketua MPR RI, Mahyudin membuka acara diskusi "Bicara Buku Bersama Wakil Rakyat" di Ruang Presentasi Perpustakaan Sekretariat Jenderal MPR RI, Gedung Nusantara IV, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta (Selasa, 23/10).

Dalam sambutannya, Mahyudin mengatakan sempat membaca beberapa halaman buku yang menjadi bahan diskusi yakni buku "Tanjakan Seribu Janji" -sebuah buku yang berisi puisi representasi pencapaian nilai-nilai Pancasila- karya Heryus Saputro Samanhudi. Buku tersebut berisi puisi-puisi yang bagus.

"Kebetulan saya, mengagumi karya-karya puisi walaupun saya bukan ahli puisi, namun saya jujur mengatakan sangat menghargai karya-karya puisi dan gemar membaca karya-karya puisi utamanya karya Khalil Gibran sejak SMA. Kini, saya sangat mengapresiasi dan menghargai serta mendukung karya-karya seni puisi yang berasal dari Indonesia seperti karya buku tersebut," katanya.


Ditegaskan Mahyudin, karya-karya seni puisi yang berasal dari Indonesia walaupun tidak sebesar karya pujangga seperti Khalil Gibran namun kualitasnya tidak kalah dan semestinya dihargai dan diapresiasi tinggi seperti halnya buku "Tanjakan Seribu Janji" ini, karena merupakan representasi budaya Indonesia serta membawakan tentang keindahan alam Indonesia sehingga bisa membangun rasa nasionaisme dan rasa relijius yang tinggi.

"Buku ini unsur nasionalisme dan relijiusnya sangat terasa sehingga buku ini bisa masuk dalam unsur nasionalis dan relijius yang tinggi," imbuhnya.

Bila ditarik dalam konteks yang lebih luas lagi yakni ke bangsa dan negara, lanjut Mahyudin, rasa nasionalisme tinggi dan rasa relijius tinggi adalah dua hal yang sangat dibutuhkan bangsa Indonesia sekarang ini dan di masa yang akan datang.

Indonesia sangat butuh pemimpin-pemimpin yang memilki dua hal penting tersebut apalagi disaat bangsa ini sering terjebak kepada sesuatu yang klise atau dalam bahasa politiknya saat ini adalah pencitraan serta permasalahan korupsi yang selalu terjadi dan melibatkan banyak pejabat-pejabat publik hingga rakyat bosan.

"Rasa nasionalisme dan relijius yang tinggi sangat penting tertanam oleh calon- calon pemimpin bangsa ini. Karena sekali lagi rakyat sudah muak dan bosan menyaksikan pemimpin-pemimpinnnya baik di pusat dan daerah yang selalu tersandung kasus korupsi. Rakyat tidak bisa menemukan keteladanan dalam diri pemimpin-pemimpin yang seperti itu," ujarnya.

Diskusi sendiri berlangsung selama setengah hari, selain dihadiri Mahyudin juga dihadiri Anggota MPR RI Fraksi Partai Golkar, Popong Otje Djundjunan, pengarang buku Heryus Saputro Samanhudi serta sekitar 100 peserta dari berbagai kalangan antara lalin dari kelompok seniman Bulungan, mahasiswa dan masyarakat umum.

Diskusi Bicara Buku Bersama Wakil Rakyat adalah salah satu metode Sosialisasi Empat Pilar MPR yang secara periodik digelar oleh Perpustakaan Biro Humas Setjen MPR dengan membedah serta mendiskusikan buku-buku karya anak bangsa yang berkualitas. [rus]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya