Berita

Global

Jerman Tidak Bisa Jual Senjata Ke Saudi Di Tengah Kasus Jamal Khashoggi

SENIN, 22 OKTOBER 2018 | 13:31 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kanselir Jerman Angela Merkel memastikan bahwa penjualan senjata Jerman ke Saudi tidak dapat terjadi dalam keadaan saat ini.

Pernyataan Merkel itu muncul hanya beberapa jam setelah Jerman, Inggris, dan Perancis mengeluarkan pernyataan bersama di mana mereka mengatakan ada kebutuhan mendesak untuk Saudi memberikan klarifikasi soal apa yang terjadi terhadap wartawan senior Jamal Khashoggi di dalam konsulat di Istanbul.

"Pertama, kami mengutuk tindakan ini dalam istilah yang paling kuat," kata Merkel seperti dimuat Russia Today.


Kedua, sambungnya, ada kebutuhan mendesak untuk mengklarifikasi apa yang terjadi.

Dia menekankan bahwa saat ini, menyangkut ekspor persenjataan, tidak bisa terjadi dalam keadaan saat ini.

Jerman sendiri diketahui telah menyetujui ekspor senjata senilai 16,4 juta euro tahun ini. Angka itu membuat Arab Saudi konsumen senjata terbaik kedua, setelah Aljazair. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya