Berita

Dunia

Jerman Tidak Bisa Jual Senjata Ke Saudi Di Tengah Kasus Jamal Khashoggi

SENIN, 22 OKTOBER 2018 | 13:31 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kanselir Jerman Angela Merkel memastikan bahwa penjualan senjata Jerman ke Saudi tidak dapat terjadi dalam keadaan saat ini.

Pernyataan Merkel itu muncul hanya beberapa jam setelah Jerman, Inggris, dan Perancis mengeluarkan pernyataan bersama di mana mereka mengatakan ada kebutuhan mendesak untuk Saudi memberikan klarifikasi soal apa yang terjadi terhadap wartawan senior Jamal Khashoggi di dalam konsulat di Istanbul.

"Pertama, kami mengutuk tindakan ini dalam istilah yang paling kuat," kata Merkel seperti dimuat Russia Today.


Kedua, sambungnya, ada kebutuhan mendesak untuk mengklarifikasi apa yang terjadi.

Dia menekankan bahwa saat ini, menyangkut ekspor persenjataan, tidak bisa terjadi dalam keadaan saat ini.

Jerman sendiri diketahui telah menyetujui ekspor senjata senilai 16,4 juta euro tahun ini. Angka itu membuat Arab Saudi konsumen senjata terbaik kedua, setelah Aljazair. [mel]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Polri Didesak Usut Donatur Penyebar Hoaks Kerusuhan Agustus

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:47

Zelensky Klaim 50 Ribu Tentara Korut Sedang Dalam Perjalanan ke Rusia

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:24

Ekonomi Indonesia Mustahil Saingi Vietnam jika Abaikan Sektor Luar Negeri

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:23

Rezim Hubungan Industrial Maritim Indonesia Belum Terintegrasi

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14

KPK Kuliti Ahmad Dedi Usut Dugaan Pengaturan Jalur Merah-Hijau Impor Blueray

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:51

Iran Waspadai Pakta Pertahanan Mekkah Bentukan Turki, Saudi, dan Pakistan

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:29

Kejari Tanjung Perak Bantah Isu Pemerasan 6 Eks Pejabat Pelindo dan APBS

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:36

Penguatan Kopdes Merah Putih Kunci Kemandirian Ekonomi Papua

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:08

Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Dibentuk Bukan untuk Hadapi Iran

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:53

Usai Putusan MK, Siaga 98 Dorong Penataan BGN Lewat Perpres Baru

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:36

Selengkapnya