Berita

Kampanye di Makedonia/BBC

Global

Parlemen Makedonia Mulai Proses Perubahan Nama

SABTU, 20 OKTOBER 2018 | 07:29 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Parlemen Makedonia memilih untuk memulaii prosedur konstitusional secara resmi untuk mengubah nama negara itu menjadi Republik Makedonia Utara.

Dua pertiga ruangan, tepatnya 80 dari 120 deputi mendukung dimulainya proses. Angka ini menunjukkan mayoritas yang diperlukan untuk memulai gerakan. Beberapa suara lainnya akan menyusul sebelum peralihan dikonfirmasi.

Langkah ini dilakukan setelah Makedonia mencapai kesepakatan dengan Yunani atas perubahan nama negara setelah 27 tahun pembicaraan.


Menteri Pertahanan Makedonia Panos Kammenos berjanji untuk menarik partai sayap kanannya dari koalisi yang memerintah dalam oposisi.

Sementara itu, Perdana Menteri Macedonia Zoran Zaev bersumpah untuk terus maju dengan perubahan nama setelah referendum bulan lalu yang gagal dan dianggap tidak sah karena jumlah pemilih yang rendah.

Pada saat itu, jumlah pemilih hanya lebih dari sepertiga dan jauh di bawah ambang 50 persen.

Dimuat BBC, untuk diketahui bahwa pertarungan atas nama ini dimulai pada tahun 1991, ketika Makedonia menyatakan kemerdekaan selama pecahnya Yugoslavia.

Negara masa kini dan wilayah di Yunani utara adalah bagian dari provinsi Romawi yang disebut Makedonia. Keduanya mengklaim warisan Alexander Agung. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Irjen Slamet Uliandi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Telepon Prabowo

Jumat, 06 November 2026 | 02:03

Dzulfikar dan Fuji Abdul Tekankan Intelektualisme Pemuda untuk Pengabdian Bangsa

Jumat, 06 November 2026 | 01:31

Pramono Bertahap Menata Parkir Liar hingga Fasilitas Tanah Abang

Jumat, 06 November 2026 | 01:17

Kalau Hasil Labfor Polri Diragukan, Siapa Lagi yang Mau Dipegang?

Jumat, 06 November 2026 | 01:05

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan

Jumat, 06 November 2026 | 00:32

PPKK Perkuat Pengamanan Kawasan Kemayoran

Jumat, 06 November 2026 | 00:17

Tunjukkan Ijazah di Pengadilan Belum Tentu Akhiri Polemik

Jumat, 06 November 2026 | 00:08

Listyo Sigit Cs Pakai Mesin Sadap Seharga Rp212 Miliar

Kamis, 05 November 2026 | 23:39

Gratis Masuk Ancol Bulan November, Cek Caranya

Kamis, 05 November 2026 | 23:12

Jokowi Menolak Ijazah Diuji Ulang, Pengamat: Apa karena Kapolri sudah Diganti?

Kamis, 05 November 2026 | 23:01

Selengkapnya