Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Jepang Segera Perkenalkan Sistem Aplikasi Visa Turis Elektronik

SENIN, 15 OKTOBER 2018 | 14:55 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Jepang akan memperkenalkan sistem aplikasi visa turis elektronik pada bulan April 2020 mendatang.

Dalam sebuah laporan yang mengutip sumber-sumber pemerintah pada Minggu (14 Oktober), Japan Times mengatakan inisiatif itu bertujuan untuk membantu Jepang mencapai tujuannya 60 juta pengunjung asing per tahun pada 2030.

Sistem online tersebut kabarnya untuk pertama-tama akan tersedia bagi wisatawan China untuk aplikasi visa single-entry.


Mengutip Kementerian Luar Negeri Jepang, laporan itu mengatakan visa turis untuk pengunjung China menyumbang hampir 60 persen dari semua visa yang dikeluarkan pada tahun 2017.

Sistem elektronik juga dimaksudkan untuk menyederhanakan proses aplikasi visa, mengurangi beban kerja di misi diplomatik dan memperketat kontrol imigrasi menjelang Olimpiade Tokyo 2020.

Selain itu, pemerintah Jepang juga dilaporkan berencana menambah jenis visa lain ke sistem baru. [mel]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya