Berita

Dunia

Israel, Suriah Dan PBB Sepakat Buka Penyeberangan Golan

SABTU, 13 OKTOBER 2018 | 14:31 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Israel, Suriah dan PBB telah sepakat untuk membuka penyeberangan Quneitra di Dataran Tinggi Golan pada awal pekan depan.

Hal itu dipastikan oleh Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB, Nikki Haley pada Jumat (12/10).

Haley mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pembukaan itu akan memungkinkan pasukan pemelihara perdamaian PBB untuk meningkatkan upaya mereka untuk mencegah permusuhan di wilayah Golan Heights.


Pasukan Pemadam Kebebasan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDOF) telah memantau operasi di zona demiliterisasi yang didirikan pada 1974 antara Golan yang diduduki Israel dan sektor Suriah, tetapi misi pemeliharaan perdamaian terganggu oleh perang sipil Suriah.

Diketahui bahwa Israel merebut Dataran Tinggi Golan dalam perang Timur Tengah 1967 dan kembali berperang melawan Syria di dataran tinggi strategis dalam konflik tahun 1973.

“Kami melihat baik Israel dan Suriah untuk memberikan pasukan perdamaian PBB akses yang mereka butuhkan serta jaminan keselamatan mereka. Kami juga menyerukan kepada Suriah untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan agar UNDOF dapat dengan aman dan efektif menyebarkan dan patroli tanpa gangguan," kata Haley seperti dimuat Reuters.

Polisi militer dari Rusia, sekutu besar Presiden Suriah Bashar al-Assad, telah berpatroli di sisi Suriah Quneitra. [mel]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya