Berita

Jamal Khashoggi/Net

Dunia

Dubes Saudi Untuk Inggris: Terlalu Dini Simpulkan Hilangnya Jamal Khashoggi

JUMAT, 12 OKTOBER 2018 | 08:52 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Dutabesar Arab Saudi untuk Inggris mengaku khawatir dengan hilangnya wartawan Saudi, Jamal Khashoggi di Konsulat Saudi di Istanbul Turki pekan kemarin.

Dubes Saudi untuk Inggris, yakni Pangeran Mohammed bin Nawaf al Saud mengatakan bahwa terlalu dini untuk mengomentari masalah tersebut.

"Ada penyelidikan yang sedang berlangsung dan saya akan terlalu dini untuk berkomentar sampai kita melihat hasil akhir," kata Pangeran Mohammed seperti dimuat BBC.


Dia menambahkan bahwa Arab Saudi ingin tahu apa yang terjadi kepada Khashoggi, dan berharap penyelidikan akan memberikan jawaban segera.

Khashoggi yang merupakan kritikus terkenal pemerintah Saudi diketahui hilang sejak mengunjungi konsulat negara di Istanbul pekan lalu. Tunangannya mengaku bahwa dia tidak terlihat sejak masuk ke konsulat.

Sejak saat itu ada dugaan bahwa dia dibunuh di dalam konsulat. Namun pihak konsulat membantah hal tersebut. [mel]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya