Berita

Trump/Net

Dunia

Trump: Korsel Tidak Bisa Cabut Sanksi Korut Tanpa Persetujuan AS

KAMIS, 11 OKTOBER 2018 | 11:38 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa Korea Selatan tidak akan mencabut sanksi terhadap Korea Utara tanpa persetujuan Amerika Serikat.

Pernyataan itu dikeluarkan Trump setelah Menteri Luar Negeri Korea Selatan Kang Kyung Wha mengatakan bahwa beberapa sanksi terhadap Korea Utara sedang ditinjau.

Kang sebelumnya mengatakan bahwa Seoul sedang mempertimbangkan untuk meringankan sanksi sendiri terhadap Korea Utara untuk mendorong denuklirisasi.


Korea Selatan diketahui memberlakukan sanksi sepihak terhadap Korea Utara pada tahun 2010 menyusul serangan terhadap kapal perang yang menewaskan 46 pelaut Korea Selatan.

Ditanya soal sikap Korea Selatan tersebut, Trump menekankan bahwa pencabutan sanksi perlu keterlibatan Amerika Serikat.

"Mereka tidak akan melakukannya tanpa persetujuan kami. Mereka tidak melakukan apa pun tanpa persetujuan kami,"  Trump merujuk pada Korea Selatan seperti dimuat Reuters. [mel]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya