Berita

Lokasi kecelakaan limusin/Reuters

Dunia

Sopir Dalam Kecelakaan Limusin Di New York Tidak Punya SIM

SELASA, 09 OKTOBER 2018 | 06:46 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Penyelidikan terhadap kasus kecelakaan limusin yang merenggut 20 nyawa di New York akhir pekan kemarin menemukan sejumlah masalah.

Masalah pertama adalah, ditemukan fakta bahwa limusin tersebut gagal lolos inspeksi bulan lalu. Catatan terkait inspeksi limusin menemukan bahwa mobil itu mengalami sejumlah kerusakan yang perlu diperbaiki sebelum dinyatakan layak jalan. Masalah kedua adalah sopir limusin tersebut yang diketahui tidak mengantongi lisensi atau SIM yang tepat untuk mengoperasikan kendaraan.
Begitu fakta baru yang dibeberkan oleh Gubernur New York Andrew Cuomo pada hari Senin (8/10) terkait kecelakaan yang menggegerkan itu.

Kecelakaan tersebut diketahui menewaskan dua pasang pengantin baru, empat saudara perempuan dari satu keluarga dan dua saudara laki-laki lainnya. Ini adalah kecelakaan transportasi Amerika Serikat yang paling mematikan dalam hampir satu dekade terakhir.

Kecelakaan tersebut diketahui menewaskan dua pasang pengantin baru, empat saudara perempuan dari satu keluarga dan dua saudara laki-laki lainnya. Ini adalah kecelakaan transportasi Amerika Serikat yang paling mematikan dalam hampir satu dekade terakhir.

Cuomo mengidentifikasi perusahaan yang memiliki limusin Ford Excursion 2001 adalah Prestige Limousine. Ini adalah sebuah perusahaan kecil yang berbasis di Gansevoort, New York.

Dikabarkan Reuters, ada tiga kendaraan milik perusahaan itu mengalami pelanggaran ketika diinspeksi bulan lalu. Limusin itu adalah salah satunya. Limusin tersebut tercatat memiliki sejumlah masalah, termasuk indikator kerusakan rem anti-lock dan wiper kaca depan yang tidak beroperasi atau rusak.

Akibatnya, perusahaan Prestige Limousine kini sedang dikirim perintah untuk ditangguhkan operasinya sampai pihak berwenang bisa menyelidiki kasus ini.

Sebelum limusin jatuh dalam perjalanan menuju pesta ulang tahun, salah satu korban, Erin McGowan, mengirim pesan kepada seorang teman bahwa limusin itu tampaknya mengalami masalah mesin. [mel]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya