Berita

Meng Hongwei/CNA

Dunia

Eks Kepala Interpol Diselidiki Terkait Kasus Penyuapan

SENIN, 08 OKTOBER 2018 | 14:31 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Mantan kepala Interpol Meng Hongwei tengah diselidiki atas dugaan suap di China.

Begitu keterangan yang dirilis oleh Kementerian Keamanan Publik China di situsnya pada Senin (8/10).

Pernyataan itu dibuat setelah kasus penangkapan Meng menjadi sorotan. Sebelumnya dia dikabarkan menghilang setelah bertolak dari Perancis ke China.


Akhir pekan kemarin Interpol mengkonfirmasi mengunduran dirinya tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut. Sementara itu otoritas China sebelumnya mengkonfirmasi penangkapan Meng.

China sebelumnya mengatakan bahwa Meng yang juga merupakan wakil menteri untuk keamanan publik di China, tengah diselidiki karena dugaan pelanggaran hukum.

"Penyelidikan terhadap Meng Hongwei yang mengambil dan memberi suap dan dugaan pelanggaran hukum sangat tepat waktu, benar-benar tepat dan cukup bijaksana," kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan setelah pertemuan internal, seperti dimuat Channel News Asia. [mel]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya