Berita

Shinzo Abe/Net

Dunia

Shinzo Abe: Jepang Siap Sambut Inggris Di TPP Pasca Brexit

SENIN, 08 OKTOBER 2018 | 13:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Inggris akan disambut dengan tangan terbuka bila hendak bergabung dengan kesepakatan perdagangan Kemitraan Trans-Pasifik (TPP) setelah Inggris resmi meninggalkan Uni Eropa.

Hal itu disampaikan oleh Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe kepada media Financial Times.

Abe mengatakan bahwa Inggris pasca Brexit, atau proses hengkangnya Inggris dari Uni Eropa, akan kehilangan perannya sebagai pintu gerbang ke Eropa. Namun, Inggris bisa mempertahankan kekuatan globalnya.


Untuk diketahui, TPP sendiri adalah perjanjian perdagangan antara 11 negara, termasuk Jepang, Kanada, Australia dan Malaysia.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menarik negaranya dari perjanjian tersebut tahun lalu, segera setelah memasuki Gedung Putih.

Inggris akan resmi meninggalkan Uni Eropa pada 29 Maret 2019.

Inggris hanya akan dapat bergabung dengan blok jika itu meninggalkan pabean persatuan Uni Eropa dan mampu menetapkan tarifnya sendiri.
Sementara itu, Jepang merupakan investor utama di Inggris, di mana lebih dari 800 bisnis Jepang mempekerjakan lebih dari 100.000 orang di Inggris.

Namun dalam perjalanan ke Brexit beberapa perusahaan keuangan Jepang mengatakan mereka berniat untuk memindahkan basis utama Uni Eropa mereka jauh dari London. [mel]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya