Berita

Sara Netanyahu/Net

Dunia

Istri PM Israel Hadapi Persidangan Perdana Terkait Korupsi

SENIN, 08 OKTOBER 2018 | 09:47 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Istri Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Sara menghadiri sidang perdananya akhir pekan kemarin (Minggu, 7/10).

Dia terjerat kasus korupsi karena diduga telah menyalahgunakan dana negara dalam memesan makanan.

Menurut surat dakwaan, Sara Netanyahu, bersama dengan pegawai pemerintah, mengambil uang negara lebih dari 100 ribu dolar AS untuk ratusan makanan yang disediakan oleh restoran. Padahal aturan yang ada melarang praktik tersebut jika ada seorang juru masak yang bekerja.


Dikabarkan Reuters, Sara kerap membantah tuduhan tersebut.

Dia dituduh pada bulan Juni lalu dengan penipuan dan pelanggaran kepercayaan dan barang bukti penipuan. Jika terbukti bersalah, Sara Netanyahu bisa menghadapi hukuman lima tahun penjara.

Pengacara Sara Netanyahu berpendapat bahwa dakwaan tidak bertahan karena peraturan untuk memesan makanan secara hukum tidak valid.

Sementara itu, Benjamin Netanyahu telah menyebut tuduhan terhadap istrinya absurd dan tidak berdasar. [mel]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya