Berita

Pembekalan Caleg Perempuan Golkar/Net

Politik

Golkar: Perempuan Bukan Sekadar Objek Pelengkap

SELASA, 25 SEPTEMBER 2018 | 04:12 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Partai Golkar terus menunjukkan komitmen untuk selalu berpihak secara nyata bagi perjuangan para perempuan.

Sekjen DPP Partai Golkar, Lodewijk F Paulus menegaskan bahwa Golkar telah meyakini kehadiran politisi perempuan bukan sekadar hanya untuk memenuhi formalitas ketentuan UU, bukan pula untuk menunjukkan afirmasi terhadap perempuan, tetapi secara visioner untuk memastikan program-program pembangunan selalu terkawal dengan baik dan sensitif gender.

Komitmen parpol bernomor urut 4 pada kontestasi Pemilu 2019 ditegaskan Sekjen Lodewijk pada saat pembekalan calon legislatif (Caleg) perempuan Golkar DPR RI yang dihelat Pimpinan Pusat (PP) Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) di Aula DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta (Senin, 24/9).


"Golkar melakukan pelepasan dan pembekalan caleg perempuan secara khusus untuk menunjukkan bahwa dalam pemilu, perempuan bukan sekadar objek pelengkap, tetapi perempuan berperan sebagai penentu utama," ujar Lodewijk.

Pembekalan sekaligus pelepasan caleg DPR RI perempuan Golkar dilakukan oleh Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto dan Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo didampingi sekjen dan para ketua korbid DPP.

Bersamaan itu dilakukan launching Help Desk Pemilu bagi Caleg Perempuan Partai Golkar dan Program Yello Sista.

Peserta yang hadir pada gelaran itu adalah seluruh Caleg DPR RI Perempuan Partai Golkar dari seluruh Indonesia, para kader perempuan Partai Golkar dan Pengurus Pusat KPPG.

Sebelum prosesi pelepasan caleg, dilakukan sesi pemaparan dan diskusi yang menghadirkan Keynote Speaker Ketua Korbid Perempuan, Pemuda, dan Inovasi Sosial DPP Partai Golkar Agus Gumiwang Kartasasmita yang kini menjabat Mensos, Komisioner KPU, Wahyu Setiawan, Yahya Zaini, Sekretaris Badan Pemenangan Pemilu dan motivator oleh senior perempuan Golkar yang juga Legislator Senayan Popong O Djundjunan dan sebagai moderator, caleg perempuan Dapil Jateng V, Dina Hidayana.

Ketua Umum KPPG, Hetifah Syaifudian menyambut positif afirmasi yang telah digelorakan segenap perempuan Indonesia yang kini makin mendorong peran perempuan di ranah publik lebih masif dan substantif. Meski dia juga mengakui fakta tentang keterbatasan infrastruktur perempuan, kendala regulasi, stigma, dan norma bukan saja telah menurunkan minat perempuan untuk berkecimpung di dunia politik praktis namun lebih jauh seringkali juga menjadi faktor utama yang menyebabkan belum optimalnya peran perempuan sebagai penentu kebijakan.

"Karena perempuan adalah ibu bangsa, sebagai tulang punggung negara, maka kita berkeyakinan bahwa perempuan memegang kunci dalam pembangunan bangsa dan negara serta generasi penerus yang merupakan spirit perjuangan yang harus terus dipelihara," ujar Hetifah dalam keterangannya.

Hetifah yang dipercaya sebagai Wakil Ketua Komisi X DPR mengajak seluruh kader perempuan caleg perempuan DPR RI untuk segera turun ke bawah (turba) ke masyarakat hingga akar rumput guna mengimplementasikan doktrin Karya Kekaryaan dalam meraih simpati dan elektoral masyarakat seluas-luasnya.

Sekjen KPPG Tetty Kady menambahkan, Golkar adalah partai modern yang memiliki doktrin Karya Kekaryaan, yang selalu bersama rakyat mendedikasikan karya nyata dalam mengisi pembangunan. Ini karena komitmennya yang telah mentasbihkan diri sebagai: Suara Rakyat, Suara Golkar. [rus]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya