Berita

Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno/Net

Politik

Tommy Dan Titiek Tidak Masuk Tim Pemenangan Inti Prabowo-Sandi

JUMAT, 21 SEPTEMBER 2018 | 16:42 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Kubu pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dikabarkan akan menyerahkan struktur Badan Pemenangan Nasional (BPN) Indonesia Adil Makmur ke KPU, Jumat (21/9).

Adapun nama BPN ini diambil dari pengurus PKS, PAN, Gerindra, Demokrat dan Partai Berkarya.

Ketua Umum Partai Gerindar, Prabowo Subianto didaulat menjadi Dewan Pembina Badan Pemenangan bersama Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri, Ketua Dewan Kehormatan Amien Rais dan Ketua Kogasma Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) .


BPN Indonesia Adil Makmur ini dipimpin Jenderal Purnawirawan Djoko Santoso sebagai ketua dengan Sekretaris Wakil Ketua Umum PAN Hanafi Rais.

Wakil Ketua Badan Pemenangan; Neno Warisman, Mardani Ali Sera, Ahmad Muzani, Eddy Soeparno, Mustafa Kamal, Hinca Pandjaitan dan Priyo Budi Santoso dari Partai Berkarya.

BPN Indonesia Adil Makmur ini dibantu 15 Direktorat BPN, yakni Direktur Konsolidasi Nasional yang diisi Fuad Bawazier. Direktur Pengamanan dan Pengawasan, Letjen Purn (TNI) Yayat Sudrajat.

Direktur Satuan Tugas dijabat oleh Toto Utomo Budi Santoso. Direktur Penggalangan, Mayjen TNI (Purn) Glenny Kairupan. Direktur Relawan, Netty Prasetyani Heryawan.

Kemudian, Direktur Kampanye Sugiono. Direktur Materi dan Debat, Ferry Mursyidan Baldan. Direktur Logistik, Aryo Djojohadikusumo.

Direktur Pemberdayaan Potensi Caleg, Edhy Prabowo. Direktur Kelembagaan, Ibnu Bilaludin. Direktur Komunikasi dan Media, Hashim S Djojohadikusumo. Direktur Informasi dan Teknologi, Mayjen TNI (Purn) Wiryono.

Direktur Advokasi dan Hukum, Sufmi Dasco Ahmad. Direktur Saksi, Prasetyo Hadi. Direktur Monitor Analisa dan Evaluasi, Mayjen TNI (Purn) Arifin Seman.

Kepada Kantor Berita Politik RMOL Edhy, melalui pesan singkat, membenarkan nama-nama tersebut sudah ditetapkan.

BPN Indonesia Adil Makmur akan memimpin 800 tim kampanye nasional untuk menyampaikan visi misi serta program yang ditawarkan Prabowo-Sandi kepada masyarakat.

Sebelumnya Sandi menjelaskan struktrur tim kampanye akan diserahkan ke KPU. Dari nama tersebut, Sandi menyatakan, Djoko sebagai ketua BPN. Ketua Umum Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto serta Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto masuk dalam tim. [nes]



Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya