Berita

#2019TetapJokowi Di Palembang/RMOLSumsel

Nusantara

Marak Billboard #2019TetapJokowi Di Palembang, Ini Komentar Bawaslu

RABU, 29 AGUSTUS 2018 | 17:46 WIB | LAPORAN:

Meski belum masuk tahapan kampanye, namun billboard besar bertuliskan #2019TetapJokowi dan Jokowi Untuk Indonesia marak terpasang di sejumlah Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Kota Palembang.

Menanggapi maraknya billboard bertuliskan dan bergambar Jokowi tersebut, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Palembang mengaku belum bisa menertibkan billboard tersebut, lantaran belum adanya penetapan sebagai calon presiden dari KPU RI.

Ketua Bawaslu Kota Palembang, Muhammad Taufik mengatakan saat ini status Joko Widodo masih menjadi bakal calon presiden. Jadi siapapun berhak memasang billboard tersebut.


"Kalau menurut kacamata aku nggak masalah, karena mereka juga belum ditetapkan sebagai capres dan cawapres, karena penetapan baru akan dilakukan 20 September mendatang. Kita juga belum dapat instruksi dari Bawaslu RI dan Bawaslu Provinsi," ujar Taufik, Rabu (29/8).

Diberitakan Kantor Berita RMOLSumsel, Taufik menambahkan, pihaknya belum bisa melakukan penindakan terhadap billboard tersebut karena belum masuk di UU Pemilu. Namun, penindakan bisa dilakukan dengan Peraturan Walikota (Perwali) jika menyalahi aturan.

"Silakan saja gunakan Perwali jika ingin billboard itu ditertibkan," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Bapilu DPD PDIP Sumsel, Robby B Puruhita ditanya perihal maraknya billboard tersebut mengatakan pemasangan billboard dilakukan para relawan pendukung Jokowi.

Dikatakan Robby, billboard dengan tagar 'TetapJokowi' kemungkinan dipasang oleh relawan yang menginginkan Jokowi melanjutkan kepemimpinan sebagai Presiden RI periode 2019-2024.

"Kita tidak bisa memungkiri banyak sekali elemen masyarakat yang secara kreatif dan simpatik memulai gerakan-gerakan mendukung Jokowi. Kita memberikan apresiasi kepada mereka yang ingin Jokowi dua periode memimpin Indonesia," kata anggota DPRD Sumsel ini. [fiq]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Forum Lintas-Generasi Ketuk Pintu KWI Serukan Kebangkitan Moral Bangsa

Rabu, 15 April 2026 | 22:14

Gaduh Motor Listrik, Muncul Desakan Copot Kepala BGN

Rabu, 15 April 2026 | 21:53

BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah dalam 5 Dekade

Rabu, 15 April 2026 | 21:34

Dipimpin Ketum Peradi Profesional, Yuhelson Dikukuhkan Sebagai Guru Besar

Rabu, 15 April 2026 | 21:03

Terbongkar, Bisnis Whip Pink Ilegal Raup Omzet hingga Rp7,1 Miliar

Rabu, 15 April 2026 | 20:51

Pakar dan Praktisi Kupas Tata Kelola Intelijen di Tengah Geopolitik Global

Rabu, 15 April 2026 | 20:42

2,1 Juta Peserta BPJS PBI Kembali Aktif

Rabu, 15 April 2026 | 20:30

Revisi UU Pemilu Bukan Cuma Ambang Batas

Rabu, 15 April 2026 | 20:10

Sejarah Panjang Trem Jakarta dari Masa ke Masa

Rabu, 15 April 2026 | 20:05

Film The Legend of Aang: The Last Airbender Diduga Bocor di X Jelang Tayang Oktober 2026

Rabu, 15 April 2026 | 19:45

Selengkapnya