Berita

A400M bawa bantuan ke Lombok/Airbus Foundation

Nusantara

Pesawat A400M Bawa 24 Ton Bantuan Ke Lombok

SABTU, 25 AGUSTUS 2018 | 20:59 WIB | LAPORAN:

Pemerintah bersama Pusat Penanggulangan Krisis dan Bencana Kementerian Eropa dan Luar Negeri Perancis (CDCS) dan Airbus Foundation mengirimkan 24 ton bahan bantuan ke Lombok, Jumat kemarin (24/8).

Bantuan yang terdiri dari genting metal, bahan makanan, dan ambulans dikirimkan dari Jakarta.

Misi itu berhasil terlaksana berkat kerja sama Airbus Foundation dan CDCS menggunakan pesawat angkut A400M yang disediakan Angkatan Udara Perancis.


"Kita semua telah melihat kerusakan yang diakibatkan oleh rentetan gempa di Lombok. Mewakili semua orang di Airbus, saya turut mendoakan agar semua yang terkena musibah segera pulih kembali," ujar Executive Director Airbus Foundation Andrea Debbane, Sabtu (25/8).

"Menyalurkan bantuan dengan cepat adalah langkah yang perlu kita ambil. Kami berterima kasih kepada mitra kami dalam upaya ini untuk dedikasi serta dukungan logistik yang telah mereka berikan," lanjut Andrea melalui keterangannya.

A400M membawa lebih dari 20 ton genting logam yang merupakan donasi dari Kementerian BUMN dan bahan makanan yang merupakan donasi TNI AU, dua bentuk bantuan yang sangat dibutuhkan di wilayah terdampak gempa. Satu dari sepuluh penduduk di Lombok kini tidak memiliki tempat berlindung dan ribuan penduduk terpaksa mengungsi akibat rubuhnya ribuan rumah setelah rentetan gempa bumi mengguncang Lombok dalam tiga minggu terakhir.

Dewan Ketahanan Nasional, lembaga negara yang bertugas membantu presiden dalam menyelenggarakan pembinaan ketahanan nasional mendonasikan dua unit ambulans untuk mendukung kelancaran bantuan medis.

Pengumpulan bantuan sendiri dikoordinasikan Kementerian BUMN dan diterima di Lombok oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Bantuan tersebut didistribusikan melalui program tanggung jawab sosial (CSR) dari perusahaan-perusahaan BUMN yang tengah aktif menyalurkan bantuan. [wah]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Forum Lintas-Generasi Ketuk Pintu KWI Serukan Kebangkitan Moral Bangsa

Rabu, 15 April 2026 | 22:14

Gaduh Motor Listrik, Muncul Desakan Copot Kepala BGN

Rabu, 15 April 2026 | 21:53

BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah dalam 5 Dekade

Rabu, 15 April 2026 | 21:34

Dipimpin Ketum Peradi Profesional, Yuhelson Dikukuhkan Sebagai Guru Besar

Rabu, 15 April 2026 | 21:03

Terbongkar, Bisnis Whip Pink Ilegal Raup Omzet hingga Rp7,1 Miliar

Rabu, 15 April 2026 | 20:51

Pakar dan Praktisi Kupas Tata Kelola Intelijen di Tengah Geopolitik Global

Rabu, 15 April 2026 | 20:42

2,1 Juta Peserta BPJS PBI Kembali Aktif

Rabu, 15 April 2026 | 20:30

Revisi UU Pemilu Bukan Cuma Ambang Batas

Rabu, 15 April 2026 | 20:10

Sejarah Panjang Trem Jakarta dari Masa ke Masa

Rabu, 15 April 2026 | 20:05

Film The Legend of Aang: The Last Airbender Diduga Bocor di X Jelang Tayang Oktober 2026

Rabu, 15 April 2026 | 19:45

Selengkapnya