Berita

Gempa Lampung/Net

Nusantara

Gempa Lampung Aman Bagi Konstruksi Bangunan

KAMIS, 23 AGUSTUS 2018 | 12:40 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Gempa berkekuatan 5,5 skala richter (SR) terjadi di pesisir barat daya Lampung pada Kamis (23/8) siang.

Gempa yang terjadi pada pukul 10.44 WIB itu berada di laut dengan jarak 156 km arah barat daya Lampung. Titik koordinat berada di 6,51 derajat Lintang Selatan (LS) dan 103,44 derajat Bujur Timur (BT).

Gempa dengan kedalaman 10 km itu turut dirasakan warga di Liwa, Biha Lampung Barat, Kota Agung, dan Krui.


Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan bahwa gempa ini dirasakan sedang hingga keras oleh masyarakat di Pesisir Barat Lampung dan Lampung Barat selama 2 sampai 4 detik.

“Sebagian masyarakat bahkan merespon keluar rumah dan gedung,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi.

Namun demkian, gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Sutopo juga menjelaskan bahwa tidak ada laporan korban jiwa dan kerusakan berat dari bangunan. Aktivitas masyarakat telah kembali normal.

Sumber gempa, sambungnya, berasal dari zona subduksi pertemuan lempeng Hindia Australia dan Eurasia.

Sementara berdasarkan analisis peta, gempa dirasakan di wilayah Kabupaten Pesisir Barat Lampung dan Lampung Barat memiliki intensitas gempa dirasakan III-IV MMI (ringan).

“Tapi tidak membahayakan konstruksi bangunan,” tukasnya. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya