Berita

Mochamad Iriawan/Ist

Nusantara

Pemprov Jabar Bakal Tata Geyser Cisolok Berstandar Internasional

KAMIS, 02 AGUSTUS 2018 | 19:45 WIB | LAPORAN:

Obyek wisata Geyser Cisolok memiliki potensi besar. Untuk itu, wisata yang berada di kawasan Ciletuh-Palabuhanratu Unesco Global Geopark ini harus terus dikembangkan.

Begitu kata Pejabat (Pj) Gubernur Mochamad Iriawan saat berkunjung ke objek wisata tersebut, Rabu kemarin.

Menurut Iriawan, Geyser Cisolok harus bertaraf internasional, sebab Geyser yang menyemburkan uap air keatas hingga belasan meter ini hanya ada dua di dunia. Yakni Brazil dan Geyser Cisolok di Sukabumi.


"Kawasan Ciletuh-Palabuhanratu Unesco Global Geopark, artinya dunia sudah diakui dunia, maka fasilitas, pelayanan dan infrastrukturnya pun harus berstandar internasional," kata Iriawan, seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJabar, Kamis (2/8).

Lebih lanjut Iriawan juga meminta Kadisparbud Jabar untuk segera membuka pelatihan tour guide atau pramuwisata agar bisa menguasai bahasa asing.

"Yang penting penataan dan fasilitas Geyser Cisolok ini geosite-nya harus berstandar internasional, karena sudah diakui dunia bersama Geopark," pungkas Iriawan. [nes] 


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya