Berita

Sandiaga Uno/RMOL

Nusantara

Ditanya Soal Kali Item, Sandi Tolak Komentar

MINGGU, 29 JULI 2018 | 23:35 WIB | LAPORAN:

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menolak sebutan Kali Item yang menjadi cap Kali Sentiong.

Awalnya wartawan menanyakan kelanjutan netralisasi bau menyengat Kali Sentiong dengan sebutan Kali Item.

Saat mendengar Kali Item, Sandi menolak untuk menjawab pertanyaan tersebut.


"Saya nggak mau jawab kalau masih dibilang Kali Item," ujar Sandiaga usai menghadiri Forum Merdeka Barat 9, di Gedung Bappenas, Jakarta, Minggu (29/7).

Sandi menuturkan, upaya pembersihan Kali Sentiong masih terus berlanjut. Bahkan menurutnya saat ini sudah jauh lebih baik.

"Kita ingin double triple proctection jadi semua upaya sekarang berkordinasi dengan segala elemen dan pemangku kepentingan kita lakukan dan harapan kita bahwa Kali Sentiong akan jauh lebih baik di kelola dari segi sumber yang menyebabkan kali tersebut mengeluarkan aroma," tuturnya.

Ia berharap upaya pembersihan tersebut dilakukan sebagai langkah solusi permanen. Sementara itu masyarakat sekitar kali tersebut masih mengeluhkan pabrik rumahan yang diduga sebagai penyebab kali ini menjadi hitam pekat.

"Masukan dari pamong, lurah, camat maupun walikota itu ada UKM-UKM yang menghasilkan limbah dari perusahaan sablon, maupun perusahaan-perusahaan produksi tempe dan tahu," lanjut Sandi.

Ia memastikan para UMKM untuk dikelola limbahnya sehingga tidak menjadi permasalahan setelah Asian Games 2018 ini selesai. [nes]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya