Berita

Foto/RMOL

Nusantara

TNI Kirim Tambahan Bantuan Untuk Suku Mausu Ane

SABTU, 28 JULI 2018 | 15:27 WIB | LAPORAN:

Markas Besar TNI mengirimkan tambahan bantuan logistik seperti bahan makanan, pakaian, tenda, kebutuhan anak, obat-obatan, alat komunikasi serta tenaga medis yang tergabung dalam Satgas Penguatan Bantuan Kemanusiaan untuk Masyarakat Suku Mausu Ane.

Bantuan untuk Suku Mausu Ane yang sedang mengalami kelaparan akibat gagal panen karena tanaman pertanian diserang hama tikus dan dirusak babi hutan tersebut diberangkatkan oleh Wakil Asisten Operasi Panglima TNI Marsma TNI M Khairil Lubis menggunakan pesawat Hercules A-1312 di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (28/7).

Terkait musibah kelaparan yang sedang dialami Suku Mausu Ane di Pegunungan Markulle, Pulau Seram, Maluku Tengah, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto telah melaporkan kejadian tersebut kepada Presiden Joko Widodo. Dan menyampaikan bahwa TNI melalui Kodam XVI/Pattimura bertindak cepat memberikan pertolongan awal dengan mengirimkan bantuan logistik berupa makanan dan obat-obatan serta tim medis.


Khairil Lubis mengatakan, pengiriman bantuan tambahan logistik untuk Suku Mausu Ane merupakan instruksi dari panglima TNI.

"Di Pegunungan Markulle juga telah dibuatkan kamp penampungan sementara di Dusun Siahari dan Desa Morokay, Seram Utara Timur," ucapnya.

"TNI, Polri, Kementerian Sosial, pemda dan masyarakat setempat juga telah melakukan aksi-aksi dengan memberikan dukungan bantuan berupa makanan, selimut termasuk pembuatan kamp penampungan," demikian Khairil Lubis. [wah]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya