Berita

Foto/RMOL

Nusantara

Amy Atmanto Tampilkan Royal Kaftan Karya Penyandang Disabilitas

JUMAT, 27 JULI 2018 | 10:50 WIB | LAPORAN:

Perancang busana Amy Atmanto menampilkan puluhan koleksi royal kaftan, sebagian model yang memeragakan adalah tokoh-tokoh perempuan Indonesia.

Acara yang bertemakan Wakaf Zaman Now itu hasil kolaborasi bersama asuransi Generali.

"Saya meluncurkan koleksi royal kaftan simpel yang dibawakan oleh sahabat-sahabat saya, diantaranya ada Iren Suryo ada Dewi Bambang Soesatyo, ada Cut Yati," jelas Amy di Aljazeera Function and Hall, Cipinang, Jakarta, Jumat (27/7).


Royal kaftan yang ditampilkan merupakan hasil karya anak-anak penyandang disabilitas tuna rungu yang dilatih melalui Yayasan Rumah Kreatif sejak 2008.

"Yang kami latih itu sudah kurang lebih ada seribuan tiap tahun, banyak tapi reguler di setiap tahun 2008. Mereka juga ada kerja sama dengan beberapa SMK khusus disabilitas untuk memberikan praktik kerja," papar Amy.

"Sahabat-sahabat disabilitas unjuk kreasi untuk menemukan jati diri mereka, untuk menemukan kepercayaan diri. Karena betapa bahagianya saya ketika bisa melihat suatu saat mereka sudah mampu menghasilkan karya oleh tokoh-tokoh nasional ataupun selebriti," lanjutnya.

Koleksi yang ditampilkannya kali ini lebih menonjolkan mute dan payet dengan mengusung busana berkonsep elegan dan santun.

"Royal kaftan ini merupakan pilihan yang tepat untuk perempuan yang berbusana stylish elegan dan santun," kata Amy.

Dia berharap, royal kaftan terus menembus pasar dunia. Dan ke depan perempuan Indonesia mampu berpakaian cantik dengan santun.

"Dan kita berharap semakin melebarkan pemberdayaan untuk sahabat-sahabat tuna rungu," imbuh Amy. [wah]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya