Berita

Nusantara

Video Polisi Gugur Akibat Rusuh Hoax, Papua Tetap Kondusif

JUMAT, 27 JULI 2018 | 00:29 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Video tentang kerusuhan yang terjadi di Papua pada tanggal 25 Juli 2018 dan mengakibatkan banyak anggota polisi meninggal adalah informasi bohong alias hoax.

Penegasan itu disampaikan langsung Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Papua, AKBP Suryadi Diaz dalam keterangan tertulisnya, Kamis(26/7). Polda Papua membantah bahwa video kerusuhan yang sempat diunggah di akun @paradise_pay terjadi pada Rabu (25/7) kemarin.

Suryadi menjelaskan bahwa video kerusuhan itu benar ada, tapi terjadi pada tanggal 16 Maret 2006. Kerusuhan terjadi saat Polri dan TNI mengamankan aksi demo yang dilakukan mahasiswa di depan Universitas Cenderawasih di Distrik Abepura Kota Jayapura.


“Yang menyebabkan 4 personel Brimob Polda Papua dan 1 anggota TNI AU meninggal dunia,” jelasnya.

Sementara situasi di Papua kemarin dipastikan sangat aman dan kondusif. Bahkan gelaran pilkada susulan di Kabupaten Paniai berjalan aman dan tidak mengganggu keamanan di wilayah hukum Polda Papua.

“Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Paniai ini merupakan pilkada susulan dikarenakan adanya perbedaan keputusan atau penetapan antara KPU dan Panwaslu Kabupaten Paniai soal jumlah pasangan calon. Hal ini membuat Pilkada Kabupaten Paniai tidak dapat diselenggarakan serentak pada tanggal 27 Juni 2018 lalu,” jelasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal menghimbau kepada seluruh masyarakat tidak mudah terprovokasi, khususnya masyarakat yang berada di Jayapura.

“Kebersamaan yang telah dibangun kiranya dapat memperkokoh persatuan dan kesatuan dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban khususnya di Kota Jayapura dan di Papua pada umumnya,” tukasnya. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya